Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masih Ingat Pesawat yang Tergelincir? Begini Kondisinya

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 18 Juli 2018 | 08:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Masih ingat dengan pesawat Lion Air Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan JT-892 yang tergelincir di bandara Djalaludin Gorontalo pada April 2018 lalu? Sampai saat ini, pesawat tersebut masih belum bisa dioperasikan dan masih diperbaiki sejak, Senin (9/7). Praktis selama tiga bulan menjadi “hiasan” bandara.

Dari pantauan Gorontalo Post, pesawat tersebut masih terparkir pada posisi yang sama di lapangan terbang terminal lama. Selain itu, roda pesawat tersebut sudah terlihat kempis dan bagian engine ditutupi jaring penutup. Namun, sudah ada pengerjaan dengan menurunkan engine yang telah rusak itu. District Manager Lion Air Gorontalo, Yasir Hasan saat di konfirmasi membenarkan bahwa saat ini pesawat tersebut belum juga beroperasi.

“Karena kerusakan pesawat tersebut sangat parah sekali dan itu harus mendatangkan alat khusus seperti crane dan tim teknis dari Jakarta. Alhamdulillah, mulai pekan lalu sudah mulai berjalan perbaikannya,” ujar Yasir kepada Gorontalo Post, kemarin, Selasa (17/7).

Ditambahkannya, bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Lion Pusat. Ditargetkan pula pesawat tersebut sudah beroprasi pada awal bulan Agustus nanti. Karena menurut rencananya, bandara akan digunakan oleh pemberangkatan jamaah haji Gorontalo yang akan berangkat pada bulan Agustus mendatang. Bicara soal kerugian, Yasir mengaku dirinya tidak berwenang menyebut detil kerugian. Namun dipastikan akibat insiden tersebut pihaknya merugi besar.

Terpisah, Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Power AS Sihaloho menjelaskan bahwa pesawat tersebut rusak parah pada kedua enginenya. “Hal ini di akibatkan oleh batu-batu kecil dan tanah yang masuk saat pasawat itu tergelincir. Jadinya kedua engine di sebelah kanan dan kiri itu mau tidak mau harus segera diganti. Tapi sudah mulai perbaiki kok,” kata Power.

Namun meskipun pesawat Lion air JT-737 sedang dalam perbaikan, tak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Djalaludin Gorontalo.

“Hingga kini aktivitas penerbangan Gorontalo tetap jalan seperti biasa,” katanya. Power juga jelas mengamini kerugian dari korporasi terkait rusaknya pesawat tersebut. Contohnya biaya parkir pesawat. “Biaya parkir pesawat di Bandara Djalaludin Gorontalo per hari adalah Rp 200 Ribu per unit,” pungkasnya.(tr58/gp/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar