Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masih Ingat Serai Wangi? Bosnya Kini Buronan Polisi di Boalemo 

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 23 Maret 2022 | 22:05 Tag: ,
  Mapolres Boalemo (Foto: Abdul Majud Rahman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bukan hanya para petani saja yang kena prank oleh RY (52), tentang bisnis Serai Wangi. Bahkan, mantan pejabat tinggi di Daerah Boalemo, pun disinyalir jadi korban penipuan kerena iming-imingnya.

Informasi dihimpun Hargo.co.id, pria berinisial RY merupakan Bos Serai Wangi yang konon katanya, bakal mensejahterakan para petani Gorontalo melalui bisnisnya. Kini RY harus menyandang status sebagai buronan Polisi.

Betapa tidak, ia masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Boalemo, terkait dugaan penipuan atas perkara nomor: LP/B/144/XI/2021/SPKT/Polres Boalemo/Polda Gorontalo, yang dilaporkan pada 08 November 2021 lalu, oleh Darwis Moridu yang tak lain adalah mantan Bupati Boalemo.

RY diduga melakukan penipuan kaitan dengan SK penonaktifan Darwis Moridu dari jabatan Bupati Boalemo beberapa waktu lalu. Terinformasi, karena ulahnya, mantan Bupati Boalemo dirugikan materi, sebesar Rp 395 juta.

Seiring berjalannya waktu pun, akhirnya RY ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Polres Boalemo. Hal itu berdasarkan bukti-bukti yang cukup kuat yang sudah diperoleh penyidik, yang mengarah pada dugaan penipuan.

Namun, menariknya lagi, RY ternyata tak pernah mengindahkan beberapa kali panggilan sebagai tersangka yang dilayangkan pihak Polres Boalemo kepadanya. Hingga akhirnya, sang Bos Serai Wangi itu, ditetapkan menjadi DPO, alias buronan.

“Sudah di DPO kan, jika ada yang mengetahui, melihat yang bersangkutan, agar diinfokan ke kami,”kata Kapolres Boalemo, AKBP Dadang Wijaya, melalui Kasat Reskrim Iptu Saiful Kamal, ketika dikonfirmasi Hargo.co.id, Rabu, (23/03/2022).

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan RY, silahkan menghubungi pihak Polres Boalemo, (0435) 881345. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 18.108 times, 1 visits today)

Komentar