Monday, 27 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masih Sekitar 64 Ribu Rakyat Gorontalo Utara Belum Divaksin

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial , pada Monday, 30 August 2021 | 02:05 AM
  Rapat koordinasi dan evaluasi penanganan Covid-19 oleh Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin bersama pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa secara virtual lewat. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hingga dengan pekan lalu, baru sekitar 35 ribu penduduk Gorontalo Utara (Gorut) yang telah mengikuti program vaksinasi Ccovid-19. Melihat data tersebut, berarti masih sekitar 64 ribu lagi penduduk yang belum divaksin dari target 99 ribu orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin usai pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi penanganan Covid-19 di bersama camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, kepala sekolah dan para korwil serta kepala desa dan kepala dusun yang dilaksanakan secara virtual. Ini dipusatkan di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gorontalo Utara, pada akhir pekan lalu. 

Menurut Indra Yasin, pada beberapa hari terakhir ini, terjadi kenaikan yang signifikan terhadap jumlah masyarakat yang divaksin. 

“Patut kita syukuri pada beberapa hari terakhir ini sudah ada peningkatan hingga 35 ribu masyarakat yang divaksin. Ini artinya, masih ada sekitar 64 ribu masyarakat Gorontalo Utara yang harus divaksin. Tentu itu harus dicapai sampai dengan Desember nanti,” ungkap Indra Yasin.

Seperti diketahui, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rakor satgas Covid-19 tingkat kabupaten, yang digelar sebelumnya. Indra Yasin meyakini, dengan bergeraknya pihak kecamatan dan desa, maka sebelum Desember 2021 ini, realisasi vaksinasi di Gorontalo Utara sudah mencapai 100 persen sesuai target yang ada. 

“Itu karena kita melihat animo antusias masyarakat untuk nantinya kita dorong terus mereka dapat divaksin dan itu bergantung pada ajakan kita. Sehingga saya minta peran dari semua pihak, tidak saja aparat TNI dan Polri, tapi juga tokoh masyarakat, pemuka adat dan agama serta pemangku kepentingan lainnya yang berpengaruh di masyarakat,” tuturnya. 

Selebihnya Indra berharap, mudah-mudahan dengan adanya ajakan dan imbauan dari para pemangku kepentingan hingga di tingkat desa dan dusun, target realisasi vaksinasi dapat dicapai hingga akhir tahun ini. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar