Kamis, 25 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masjid Terapung Pohuwato Diresmikan, Bupati: Butuh Imam Bersuara Merdu

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Pohuwato , pada Senin, 8 Februari 2021 | 13:05 WITA Tag: , , ,
  Masjid Terapung Pohuwato yang berada di kawasan Pantai Pohon Cinta. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Masjid Nurul Bahri atau yang lebih dikenal dengan nama Masjid Terapung Pohuwato diresmikan, Senin (08/02/2021). Berlokasi di kompleks wisata Pantai Pohon Cinta, Marisa.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Safiiyah, Randangan, KH. Abdul Gofur Nawawi, yang disaksikan langsung oleh bupati Syarif Mbuinga.

Peresmian Masjid Nurul Bahri (Masjid Terapung) di kompleks wisata Pantai Pohon Cinta oleh pimpinan Ponpes Salafiyah Safiiyah Randangan, KH. Abdul Gofur Nawawi, disaksikan Bupati Syarif Mbuinga. (foto : Stepon Habi/Humas)

“Ini sebagai tanda bahwa Masjid ini sudah dapat dilaksanakan aktifitas ibadah, aktifitas Sholat, maupun kegiatan keagamaan lainnya,” ungkap Syarif dalam sambutannya.

BACA  Operasi Rutin Polsek Randangan Sita Puluhan Botol Miras

Setelah peresmian ini, menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah daerah untuk pembentukan badan takmirul masjid.

“Tugas Asisten Kesra, Kabag Kesra untuk menindaklanjutinya karena Masjid ini masih jadi tanggung jawab pemerintah daerah,” tambahnya.

BACA  Wujudkan Jurnalis Profesional, 18 Wartawan di Pohuwato Ikuti UKW

Selanjutnya untuk mensuport kegiatan keagamaan khususnya sholat 5 waktu, dikatakan Syarif, perlu ada imam masjid.

“Kemarin saya sudah coba cari, bertanya, dan juga saya menerima masukan maka paling tidak untuk sementara diperlukan ada dua imam satu bilal,” lanjut Syarif.

Adapun untuk penganggaran kaitan dengan imam dan bilal, bupati memberikan tanggung jawab kepada Kepala Dinas Pariwisata.

BACA  Syarif Mbuinga Bangun Galeri UMKM di Bandara Jalaludin Gorontalo

“Paling tidak di sini dibutuhkan imam yang dapat menggugah, membuat suasana hati masyarakat muslim yang mendengar utamanya yang ada di sekitar sini itu bisa terpanggil untuk sholat,” harapnya.

“Dengan demikian imam yang menguasai hafalan Qur’an, dan yang tidak kalah penting mempunyai suara merdu,” pungkas Syarif.(ayi/hargo)


Komentar