Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Matahari Bakal Melintasi Kakbah, Arah Kiblat Bergeser

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 26 Mei 2020 | 21:05 WITA Tag: ,
  Ilustrasi Sinar Matahari. Foto; Pixabaycom


Hargo.co.id, JAKARTA – Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim mengungkapkan, matahari akan kembali melintas tepat di atas kakbah. Berdasarkan data astronomi, perlintasan itu akan terjadi pada Rabu (27/5) dan Kamis (28/5).

Seperti dilansir jpnn.com, “Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka’bah,” terang Agus Salim di Jakarta, Selasa (26/5).

BACA  Sama Seperti Indonesia, 6 Negara Ini Ikut Batalkan Ibadah Haji 2020

Menurutnya, peristiwa semacam ini dikenal dengan nama Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, waktu matahari di atas kakbah di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

BACA  Ini Hasil Undian Perempat Final Liga Champions

Momentum ini, lanjut Agus, dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya. Caranya adalah dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

Dijelaskan Agus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat, yaitu:
1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul
2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata
3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom. (esy/jpnn/hg)

BACA  Viral Foto Kelelawar Seukuran Manusia Bergantung di Rumah Warga

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul yang sama. Pada edisi Selasa, 26 Mei 2020.

Komentar