Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Melania Trump Tuntut Media Inggris Rp 2 Triliun, Kasusnya…

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 24 Februari 2017 | 10:10 Tag: ,
  

Hargo.co.id – First Lady Amerika Serikat, Melania Trump menuntut ulang harian terbitan Inggris Daily Mail. Dalam tuntutan yang sebelumnya ditarik setelah Daily Mail melayangkan hak jawab tersebut dipaparkan kalau harian itu sudah membuat Melania kehilangan kesempatan seumur hidup.

Tuntutan tersebut sebenarnya sudah dilayangkan beberapa waktu lalu. Waktu itu, Melania menuntut beberapa media yang menurunkan berita kalau dia dulunya adalah pekerja seks komersial papan atas. Namun tuntutan itu ditarik kembali setelah media-media, termasuk Daily Mail, menulis hak jawab Melania dan memohon maaf.

Tetapi sepertinya itu belum cukup. Pengacara Melania mengatakan kalau artikel Daily Mail itu membuat kliennya kehilangan kesempatan untuk mengembangkan bisnisnya. Mantan model itu pun meminta ganti rugi sebesar USD 150 juta (setara Rp 2 triliun).

”Ny Trump kehilangan kesempatan seumur hidup yang unik untuk meluncurkan brand komersial dari berbagai macam kategori. Dari masing-masing kategori itu bernilai jutaan dolar dengan jalinan bisnis tahunan,” tulis tuntutan tersebut. Ditambahkan, produk yang terimbas artikel itu antara lain pakaian, aksesoris, kosmetik, perawatan rambut dan kulit, serta parfum.

Charles Harder, pengacara Melania, membantah kalau tuntutan ini sebagai aji mumpung untuk mendapatkan keuntungan seiring posisinya sebagai First Lady. ”Tidak ada semacam itu,” katanya.

Ditambahkan Harder, artikel di Daily Mail juga memalukan Melania secara signifikan. ”Artikel tentang Melania memicu pengaruh buruk secara personal, reputasi profesional, serta kehilangan kesempatan ekonomi. Plus itu memalukan dan memicu stress emosional,” sambungnya.

Daily Mail sendiri sudah melayangkan hak jawab dalam bentuk artikel pada 20 Agustus. Artikel itu mengatakan kalau apa yang ditulis Daily Mail sebelumnya tidak membenarkan tuduhan kalau Melania pernah bekerja sebagai PSK kelas kakap. (BBC/tia)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar