Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Melawan Saat Dibekuk, Spesialis Penyelundup Sabu Nyaris Ditembak Polisi

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 19 Januari 2017 | 15:23 PM Tag: , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Gorontalo terus menjadi sasaran pasar narkoba. Penyelundupan barang haram tersebut di negeri Serambi Madinah ini seolah tak pernah ada habisnya. Kali ini, Satresnarkoba Polres Gorontalo Kota menangkap pengedar asal Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial MM alias Mansyur yang hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu sebanyak 10 paket. Saat dibekuk, Mansyur sempat melawan, hingga nyaris didoor polisi, Selasa, (17/1), sekira pukul 22.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (grup Hargo.co.id), penangkapan terhadap Mansyur bermula ketika Satresnarkoba Polres Gorontalo Kota menerima laporan masyarakat terkait aksi Mansyur yang masuk ke Gorontalo dengan membawa narkoba. Setelah diselidiki oleh petugas, pria yang tercatat pernah menjadi Sales Penjualan Mobil salah satu perusahaan ternama itu, diketahui sedang mengendarai mobil berwarna putih dan tengah berada di sekitaran Lapangan Taruna, Kota Gorontalo. Mengetahui informasi itu, petugas bergerak cepat membututi mobil putih yang dikendarai Mansyur. Mobil tersebut berhenti di depan Hotel Melati, Kota Gorontalo.

Ketika mobil berhenti, petugas pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Saat Mansyur turund dari mobi, Tim Resnarkoba langsung menyergapnya. Waktu digrebek, diduga Mansyur melakukan perlawanan dan berusaha menghilangkan barang bukti (Babuk) dengan membuang pembungkus rokok.

Karena itu, petugas terpaksa membuang tembakan peringatan hingga membuat Mansyur ciut dan berserah diri kepada pihak kepolisian. Setelah itu petugas kemudian megambil pembungkus rokok yang dibuang Mansyur dan memeriksanya. Ternyata benar, didalam pembungkus rokok itu ada 10 paket berisi kristal putih yang diduga narkoba jenis. Dari tangan Mansyur, petugas juga menyita handphone milik pelaku dan uang sebanyak Rp 3 juta rupiah. Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Mansyur kemudian di bawa ke Kantor Polres Gorontalo Kota.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku narkoba tersebut di bawahnya dari daerah asalnya Sulsel. Ia mendapatkannya dari rekannya sesama pengedar di Makasar. “Tersangka adalah pengedar yang diduga sering beraksi menyelundukan sabu ke Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Saat ini ia sudah sudah diamankan di Mapolres Gorontalo Kota,” kata Ary Donny.

Lebih lanjut disampaikan Ary, Polres Gorontalo Kota masih terus melakukan pengembangan dalam kasus tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya dalam komplotan Mansyur dari Sulsel dan sedang beraksi di Gorontalo.

“Polda Gorontalo akan terus melakukan kordinasi dengan Polda Sulsel dalam mengungkap semua kasus pemasok narkoba di Gorontalo. Kita sudah komitmen untuk sama-sama memberantas peredaran barang haram ini,” pungkasnya. (tr-49/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar