Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Memprihatinkan, Segini Jumlah Anak Di Bawah Umur Yang Konsumsi Alkohol

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 16 Agustus 2017 | 03:30 AM Tag: ,
  Ilustrasi (Dok.KerawangBekasiEkspres/JPG)

Hargo.co.id – Tingkat konsumsi minuman beralkohol anak di bawah umur ternyata masih cukup tinggi di Jabodetabek.

Kepala Departemen Peneliti Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Abdul Wahid Hasyim mengatakan hasil survei yang dilakukan lembaganya mencatat 65,3 persen anak di bawah umur mengkonsumsi alkohol.

“Jadi memang responden di bawah umur yang tetap mengkonsumsi minuman beralkohol oplosan cukup tinggi, yaitu 65.3 persen,” ujar Wahid dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (15/8).

Sementara, untuk remaja yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol ini sekitar 35 persen.

Di tempat yang sama Ketua Lakpesdam PWNU DKI Jakarta, Mohammad Shodri mengatakan tata kelola pengendalian minuman beralkohol harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Saat ini, pemerintah telah mengatur peredaran minuman beralkohol lewat Permendag Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian, Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Menurutnya, kebijakan pemerintah itu berdampak pada maraknya perederan serta semakin mudahnya minuman oplosan didapatkan di pinggir jalan seperti adanya warung jamu.

Survei Lakpesdam PWNU DKI Jakarta, katanya, merekomendasikan pengendalian minuman beralkohol pemerintah harus fokus pada produksi, distribusi, dan pengawasan penjualan minuman beralkohol, serta wajib memenuhi standar kesehatan melalui registrasi BPOM.

Sekadar informasi survei tersebut melibatkan 327 responden remaja antara usia 12-21 tahun di Jabodetabek pada tingkat RT. Survei ini dilakukan pada Februari sampai Maret 2017 melalui metode probability sampling dengan acara penarikan sampel acak sederhana.‎ Sementara tingkat kepercayaan sebesar 9.4 persen dengan margin of error lebih kurang 5.2 persen.

(cr2/JPC/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar