Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menarik Untuk Ditunggu Persaingan Antara Marquez dan Vinales

Oleh Berita Hargo , dalam Sportivo , pada Sabtu, 18 Februari 2017 | 09:36 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id – Uji coba pramusim MotoGP di Sirkuit Phillip Island, Australia mulai menggambarkan peta persaingan perebutan gelar juara dunia 2017.

Maverick Vinales vs Marc Marquez.

Pada hari terakhir uji coba di Australia, Jumat (17/2) kemarin, Vinales kembali menapaki puncak daftar pembalap tercepat. Bukan cuma mempertahankan catatan waktu terbaiknya sehari sebelumnya, pembalap Yamaha berusia 22 tahun itu sukses mengepras lagi raihan lap tercepat.

Jika pada hari kedua catatan waktu terbaik Vinales adalah 1 menit 28,847 detik, kemarin dia bahkan lebih cepat lagi. Putaran terbaiknya 1 menit 28,549 atau 0,2 detik lebih cepat dari sebelumnya. Catatan waktu itu diperolehnya di sesi pagi dan tak tertandingi hingga penutupan sesi.

Pada hari kedua Marquez yang menggeber motornya hingga 107 lap. Sedangkan kemarin giliran Vinales yang mengitari Sirkuit Phillip Island sampai 101 kali. Bukan hanya itu tercatat ada dua kali Vinales melakukan long run dengan kecepatan konsisten di kisaran 1 menit 29 detik. Dari 20 lap digeber 8-10 di antaranya sangat konsisten.

Vinales finis 0,294s di depan Marquez di daftar rider tercepat. Rider Repsol Honda itu menjadi yang tercepat di hari pertama uji coba dan pada hari 2-3 posisinya direbut Vinales. ”Ya dia (Marquez) juga sangat cepat. Jadi senang rasanya memiliki ekstra motivasi untuk selalu lebih maju dan cepat,” ucap mantan rider Suzuki itu dikutip Crash.

Vinales merasa masih ada yang perlu dikembangkan dari YZR-M1 miliknya hingga bisa memulai musim 2017 dengan 100 persen. Di antaranya pada sisi elektronik dan pengereman. ”Dia (Marquez) sangat kuat. Khususnya di titik pengereman, dia luar biasa. Di sanalah aku harus memperbaiki performaku,” paparnya.

Di hari terakhir uji coba Vinales merasa terganggu dengan keberadaan Marquez di belakangnya saat melakukan simulasi balapan. Menurut Vinales, Marquez seringkali menguntitnya hingga dia menghentikan simulasi balapan. ”Sirkuit ini kan panjangnya empat kilometer lebih, aneh rasanya dia di belakangku. Setelah lima lap dia ada di belakangku, akhirnya aku hentikan simulasi balapanku,” tandasnya.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar