Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mencoba Menghindar, Begini Kronologis Jatuhnya Mikrolet Naas di Jurang

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 18 Februari 2017 | 13:56 WITA Tag: , ,
  


BOLIYOHUTOl, hargo.co.id – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di jalan Trans Sulawasi tepatnya di Desa Parungi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, menyisahkan luka mendalam bagi keluarga korban.

Menurut informasi, kronologis tersebut terjadi disaat mobil melanju dari arah jalan yang menikung.

Bermula sekira pukul 08.00 wita ketika mobil bernomor Polisi DM 1171 A tersebut membawa penumpang dari arah Paguyaman menuju limboto sekitar pukul 06.30 wita. Ketika melintasi Desa Parungi, saat kondisi menurun diduga rem blong. Sang sopir hilang kendali. Mobil lalu menghantam badan jembatan sebelah kanan.

BACA  Polisi Gunakan Metode Hunting dalam Operasi Zebra

Mengantisipasi terjun bebas, Rian Kilo langsung banting setir ke kiri. Namun nahas, mobil tak bisa di rem. Mikrolet berpenumpang delapan orang ini kembali menghantam badan jembatan sebelah kiri. Kali ini Riyan tak bias berbuat apa-apalagi.

Usai menghantam jembatan, mobil mikrolet ini terjun bebas ke dasar jembatan sekira 15 meter. Akibatnya, kondisi mobil remuk. Para penumpang terperangkap di dalam mobil. Tiga penumpang dikabarkan tewas, sementara penumpang lainnya mengalami luka-luka dan trauma. Sopir mikrolet sendiri selamat dari peristiwa nahas itu.

BACA  Sosok Mayat Ditemukan di Lapangan Taruna

Sopir Rian Kilo kepada Gorontalo Post mengatakan saat melintas di jalan menurun dan menikung, ia mengurangi kecepatan mobil. Namun, Rian Kilo tidak menyangka tiba-tiba rem mobil yang dikemudikannya blong hingga membuat dirinnya hilang kendali.

“Mobil saya langsung oleng dan menghantam pagar jembatan sebelah kanan. Kemudian saya banting setir ke kiri. Saat itu juga mobil menabrank pagar jembatan sebelah kiri dan langsung terjun ke bawah jembatan dengan posisi belakang mobil jatuh lebih dulu,”kata Rian Kilo.

BACA  Gara-Gara Virus Corona, Seorang Ayah Tega Bunuh Anaknya

Tiga penumpang yang sudah tak bernyawa dievakuasi ke Puskesmas Boliyohuto, yakni Nurdin Tine (87) warga Rejonegoro, Marsina Manjode(50) Warga Desa Molalahu dan Rusdin Puludeo (54) Warga Desa Saripi. Ketiga korban meninggal sudah di serahkan ke pihak keluarga.

Laman: 1 2


Komentar