Selasa, 27 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mendaftar di KPU, Paslon Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Jumat, 4 September 2020 | 02:05 WITA Tag:
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie


Hargo.co.id, GORONTALO –  Sesuai dengan tahapan Pilkada, 4 September 2020 adalah waktu dimulainya pendaftaran pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Sudah menjadi tradisi setiap pelaksanaan Pilkada, pada pendaftaran Pasangan Calon (Paslon), tim pemenangan akan memboyong masa jumlah yang besar.

Namun Pilkada kali ini tradisi itu tidak dibenarkan, karena akan menimbulkan kerumunan yang notabene bertolak belakang dengan protokol Covid-19. Ini sebagaimana amanat Mendagri Tito Karnavian pada saat pembukaan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara Nasional (Rakorwasdanas), Kamis (03/09/2020).

BACA  Pedagang Ikan Keliling Terima Bantuan Motor Coolbox dari Pemprov

“Pak Mendagri berpesan agar pasangan calon agar tidak mengajak massa pendukung dalam jumlah yang besar, tidak menciptakan kerumunan atau arak-arakan massa. Pasangan calon cukup didampingi tim kecil yang menyiapkan dokumen administrasi pendaftaran dan wajib gunakan masker, APD. Apabila ingin dipublikasikan dapat menggunakan media atau secara virtual,” ucap Rusli Habibie usai mengikuti Rakorwasdasnas.

BACA  Pemprov Gorontalo Siapkan Rp 1 Miliar untuk Lahan Secaba

Pada kesempatan itu, Rusli Habibie juga berharap, ada peran konkrit dari pasangan calon, pimpinan partai pengusung dan pendukung.

BACA  Kabar Baik, 40 Pasien Covid-19 di Gorontalo Sembuh

“Lebih utama lagi tim sukses. Setiap ada kegiatan, berikan edukasi kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pada setiap tahapan Pilkada sebagaimana amanat PKPU Nomor 6 Tahun 2020,” tegas Rusli Habibie.(adv/rwf/hg)


Komentar