Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mengacu pada Aturan Sebelumnya, PSBB di Gorontalo Diperpanjang Hingga 14 Juni

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:41 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Tengah) ketika memimpin rapat virtual terkait evaluasi PSBB jilid II, Sabtu (30/5/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gorontalo diperpanjang hingga 14 Juni 2020 mendatang. Pada PSBB jilid III ini aturannya mengacu pada aturan sebelumnya yang diterapkan yakni PSBB jilid II.

Demikian penyampaian Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat diwawancarai sejumlah awak media, Sabtu (30/5/2020) usai dirinya memimpin rapat virtual evaluasi PSBB jilid II.

“Diperpanjang hingga 14 Juni. Aturannya seperti pada PSBB sebelumnya,” ucap Rusli Habibie.

BACA  Menunggu Proses Tender, Bantuan Pangan Bersubsidi Tertunda

Perpanjangan PSBB ini atas rekomendasi tim Crisis Center UNG. Rekomendasi itu lahir dengan mempertimbangkan tiga aspek penting yakni epidemologi, kesehatan publik dan fasilitas kesehatan.

Secara epidemologi, posisi penularan covid-19 di Gorontalo belum mencapai puncak di hari ke-60, saat ini baru memasuki hari ke-50 dengan tren yang fluktuatif cenderung meningkat. Kasus reproduksi number (RO) Gorontalo di angka 1,5 jauh di bawah rekomendasi WHO yaitu di bawah 1 selama dua minggu.

BACA  Pasar Murah Pemprov Gorontalo Dinilai Membantu Kebutuhan Masyarakat

“Ketiga, rasio penurunan kasus positif menurun selama dua minggu. Dalam dua minggu terakhir rasio konfirmasi kasus positif kalau di rata-rata di Gorontalo masih 4,9 persen. Ini di bawah 5 persen sebagaimana dipersyaratkan oleh WHO. Akan tetapi, dua minggu terakhir ini untuk tanggal 20 dan 23 kita masih cukup tinggi. Untuk tanggal 20 sekitar 17,43 persen untuk tanggal 23 sekitar 6,49 persen. Artinya kita belum bisa membendung kasus konfirmasi positif menurun selama dua minggu,” jelas Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, MT.

BACA  Gubernur Gorontalo Tinjau Posko Perbatasan di Pohuwato

Ketua Tim Crisis Center UNG itu merekomendasikan perpanjangan PSBB hingga dua minggu ke depan. Perpanjangan PSBB disertai dengan sosialisasi awal untuk penerapan new normal setelah masa PSBB berakhir.(adv/rwf/hg)


Komentar