Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mengunjungi Universitas Islam Indonesia, Universitas Nasional Tertua di Indonesia (2/habis)

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 17 September 2016 | 15:20 WITA Tag: , ,
  


Mahfud M.D hingga Artika Sari Devi

Sebagai universitas nasional pertama di Indonesia, Universitas Islam Indonesia (UII) tidak hanya melahirkan ribuan alumni. Sederet tokoh dan pemimpin di negeri ini ikut dilahirkan dari rahim UII. Mahfud M.D, Artidjo Alkostar, Suparman Marzuki maupun Artika Sari Devi adalah di antaranya.

Hasanuddin Djadin, Yogyakarta

Hujan intensitas sedang mengguyur wilayah Yogyakarta. Temperatur udara “Kota Gudeg” makin terasa sejuk.

Data AccuWeather yang tertera di smartphone Gorontalo Post menunjukkan temperatur udara Kota Yogyakarta saat itu 27 derajat celsius. Setara kondisi cuaca menjelang subuh di Gorontalo.

Tanpa terasa lebih dari satu jam, Gorontalo Post bersama Alifya Kasih Wijayanti Anggito dan Kurnia Azizah mengitari “pusat ilmu” Universitas Islam Indonesia (UII).

Tempat tersimpan jutaan koleksi bacaan baik dalam bentuk buku, cd/dvd hingga dalam bentuk format digital.

Dari gedung museum dan perpustakaan, Gorontalo Post dan rombongan beranjak menuju gedung rektorat UII. Letaknya berada di tengah kampus terpadu UII.

Tepatnya di belakang sebelah Barat dari lokasi Museum/Perpustakaan UII. Jaraknya sekitar 100-an meter. Gedung rektorat UII terdiri empat lantai. Adapun penamaan gedung rektorat memakai salah satu tokoh pendiri UII yaitu H.GBPH Prabuningrat.

Pukul 11.00 WIB, Gorontalo Post bersama Alifya Kasih dan Kurnia Azizah diterima Rektor UII Dr.Ir.Harsoyo,M.Scbersama Kepala Badan Perencana UII Prof.Dr.Ir.Hari Purnomo,MT.

“Visi dari UII adalah menjadi rahmatan lil alamin,” ujar Harsoyo mengawali sambutan setelah perkenalan singkat.

Mengusung visi sebagai rahmatan lil alamin, Harsoyo mengaku berkeinginan alumni maupun lulusan UII tersebar di pelosok negeri. Dari Aceh hingga Papua. Hal itu tak hanya dari segi kuantitas semata. Melainkan terhadap sumbangsih kemajuan bangsa dan negara.

“salah satu komitmen UII adalah melahirkan cendekiawan muslim, pemimpin bangsa yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Harsoyo.

Komitmen melahirkan tokoh dan pemimpin telah dibuktikan UII dalam perjalan sejarah bangsa dan Negara Indonesia. Para tokoh itu di antaranya Moh.Mahfud M.D (Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2011; 2011-2013).

Loading spinner

Laman: 1 2 3 4


Komentar