Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menhan Izinkan FPI Dan ISIS Ikut Latihan Bela Negara

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Jumat, 13 Januari 2017 | 11:13 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengizinkan seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) untuk mengikuti latihan bela negara yang digelar TNI. Menurutnya, hal tersebut tidak melanggar peraturan lantaran diatur dalam undang-undang.

Bahkan, katanya, kelompok radikal yang memiliki niat untuk mempelajari Pancasila pun boleh mengikuti bela negara.

“Kalau mau, yang radikal kayak ISIS itu juga kita ajak. Dengan demikian kita bersatu,” ungkap Ryamizard.

Menurut dia, pengajaran bela negara kepada kelompok militan tersebut berpeluang untuk menghilangkan pemahaman tentang kekerasan yang ada pada mereka, dan lebih diisi dengan semangat-semangat nasionalisme.

“Bela negara itu tujuannya adalah agar pemahaman ideologi kita terhadap Indonesia itu sama. Nanti ujungnya, bila perlu mereka jadi mau berkorban untuk negara, makanya kita harus memberikan pengertian agar ada rasa bangga, kalau sudah bangga mereka akan cinta negara ini,” terangnya.

BACA  Amankan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

Terkait dengan pencopotan Komandan Distrik Militer Lebak Letnan Kolonel Czi Ubaidilah pada pekan lalu, Menhan membantah bahwa alasan pemberhentian tersebut dikarenakan melatih FPI.

BACA  Terkait Protokol Kesehatan, Doni Monardo Ingatkan Seluruh Kepala Daerah

“Dia itu dicopot karena tidak lapor pada atasannya bahwa ada kegiatan tersebut, itu menyalahi aturan, jadi bukan karena FPI. Saya saja kalau keluar kota harus lapor ke Presiden,” katanya kemudian.

Sebelumnya, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra menegaskan bahwa Komandan Kodim 0603/Lebak, Letnan Kolonel Czi Ubaidilah dicopot dari jabatannya setelah menggelar latihan bela negara kepada anggota-anggota FPI di wilayah Koramil Cipanas.(gun/rmol/mam/JPG/hg)


Komentar