Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menpar Arief Yahya : Maju Serentak Tentu Kita Menang!

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 7 Desember 2016 | 11:20 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id JAKARTA – Cuplikan lagu “Maju Tak Gentar” karya W.R. Supratman seolah sedang diaransir lagi oleh Menpar Arief Yahya. Lirik: Maju Serentak Tentu Kita Menang, menjadi inspirasi Rapat Koordinasi Nasional IV Kepariwisataan yang digelar Kemenpar di Hotel Sultan selama dua hari, 6-7 Desember 2016.

“Kalau ingin maju, kita harus tetapkan musuh bersama. Kalau mau menang kita harus kompak, solid, dan maju serentak,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Spirit itulah yang mendasari lahirnya, Indonesia Incorporated. Bangsa Indonesia harus bersatu, mensinergikan kekuatan, memperkuat semua lini. Begitupun di pariwisata, jika ingin bersaing di level global harus menyatukan langkah menuju satu cita-cita. “Kalau kita bersinergi, tidak ada yang bisa mengalahkan Pariwisata Indonesia,” katanya.

Standarnya pun harus global, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit, dan membelit kepentingan yang lebih jauh. “Memajukan Pariwisata sama dengan memajukan perekonomian bangsa ini.

Karena pariwisata adalah penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja yang paling mudah dan murah,” kata Arief Yahya, saat menjadi keynote speech di Rakornas yang menghadirkan banyak pemangku kepentingan itu.

Paling mudah dan murah? Sekitar 700 peserta Rakornas IV Pariwisata pun terdiam sejenak. Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menpora Imam Nahrawi, Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo, Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Dirut PT Citilink Indonesia Albert Burhan, dan sejumlah pejabat Kementerian BUMN, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ketua ASITA Asnawi Bahar, kalangan akademisi, industri, asosiasi pariwisata, dan media massa pun kut mengerenyitkan dahi.

Tapi, Menpar Arief Yahya langsung menjawabnya dengan data dan angka yang konkrit. Semua dijelaskan dengan detil. “Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan pernyataan tegas dan jelas, bahwa pariwisata bakal digas penuh menjadi core economy bangsa Indonesia. Budget promosi dinaikkan 4-5 kali lipat dari sebelumnya.

Dan hal itu disampaikan dalam acara Kompas 100 CEO Forum di JCC Senayan, 24 November 2016. Lalu diulang soal target 20 juta wisman di 2019 dalam forum sosialisasi Tax Amnesty Periode II di Hotel Clarion Makassar, Sulsel, 25 November 2016,” ungkap Arief Yahya.

Presiden Jokowi lagi-lagi mengulangi statemen yang sama di forum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) dan Acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, dengan tema yang sama.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar