Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menteri Hanif: Magang Bukan Sekadar Bikin Kopi dan Fotokopi!

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Jumat, 8 September 2017 | 06:00 Tag: , ,
  Menteri Hanif dalam Pameran Industri dan Job Market Fair di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Kalimantan Timur (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Hargo.co.id – Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendorong perubahan model pemagangan di setiap perusahaan agar mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga menurutnya konsep magang saat ini saat ini berbeda.

“Pemagangan di masa lalu anak-anak itu tugasnya enggak jelas. Suka disuruh fotokopi dan bikin kopi,” kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam Pameran Industri dan Job Market Fair di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (7/9).

Hanif juga melakukan pelepasan peserta pemagangan yang diikuti sebanyak 2.390 orang di 310 perusahaan di Kalimantan Timur. Salah satunya Hanif mengunjungi perusahaan penyedia pemagangan mandiri di PT .Eka Dharma Jaya Sakti (Subsidiary of Indomobil Group), Karang Joang, Balikpapan Utara, Balikpapan, Kalimantan Timur. Perusahaan tersebut merupakan dealer resmi Volvo Trucks di Kalimantan.

“Sekarang magang itu berkonsep berbasis jabatan. Orientasinya agar anak-anak dapat kompetensi praktik pemagangan,” jelas Hanif.

Hanif mencontohkan teknisi otomotif yang magang bisa masuk ke perusahaan otomotif. Hal itu merupakan salah satu cara untuk investasi SDM jangka panjang.

“Di negara maju, sektor swasta investasi SDM 70 persen dengan vokasi dan pemagangan,” ungkapnya.

Hanif menjelaskan saat ini terdapat ketimpangan kompetensi antara pekerjaaan dan kualifikasi di perusahaan. Sehingga melalui pemagangan dan pelatihan vokasi, SDM dilatih untuk memiliki skill lebih jauh.

“Ada orang yang bekerja tapi belum cukup sejahtera. Sudah kerja berpuluh-puluh tahun enggak bisa tingkatkan derajatnya, solusinya apa? Maka dengan meningkatkan kompetensinya,” ungkap Hanif.

(ika/JPC/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar