Sabtu, 28 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menteri Susi Ditegur JK, DPR Sebut Kebijakannya Mematikan

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 1 April 2016 | 14:29 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Kebijakan Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) ditegur oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun mengapresiasi sikap dari Wakil Presiden Jusuf Kalla itu akan tetapi menurutnya teguran tidak mesti dilakukan dengan surat menyurat. Mestinya dapat dilakukan dalam sidang kabinet.

“Kalaupun ingin menegur atau mengevaluasi kinerja Susi, JK bisa menyampaikannya dalam rapat kabinet,” sebut Fadli Zon kepada JawaPos.com di DPR, Senayan, Kamis (31/3). Dengan ada teguran dalam rapat kabinet supaya bisa langsung diambil kebijakan atau langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan.

BACA  Menteri KKP Ditangkap KPK, Jokowi: Kami Menghormati Proses Hukum

“Masa antara wapres dan menteri surat-suratan. Kalau semua satu per satu dikerjakan di belakang. Ini akan timbulkan kegaduhan baru,” tegasnya.Di sisi lain Politisi Partai Gerindra itu mengapresiasi kinerja Susi Pujiastuti. ‎Kebijakan tegas kepada kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia wajib diacungi jempol.

BACA  Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Namun kebijakan menteri yang berlatar belakang seoerang pengusaha perikanan itu haruslah menggenjot pendapatan nelayan Indonesia. “Kan itu intinya, nelayan kita yang harusnya jadi fokus,” ujarnya kepada JawaPos.com di DPR, Senayan, Kamis (31/3).‎

BACA  Peserta Tak lolos Passing Grade, 11.580 Formasi CPNS Tidak Terisi

Jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan Susi mematikan nelayan. Khususnya para nelayan-nelayan tradisional. “Tidak boleh lah matikan nelayan karena tidak sesuai dengan cita-cita presiden sendiri,” tuturnya. Menurut Fadli Zon, kondisi ini menunjukan kabinet Kerja tidak kompak. “Masalah bukan di kabinet, tetapi yang milih kabinetnya,” tandas Fadli.(hargo/jpg)


Komentar