Kamis, 7 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menuju Pilkada Kabgor, Rustam-Tony Kian Mesra. Siapa Papan Satu?

Oleh Deice Pomalingo , dalam Headline Kab. Gorontalo Kabar Politik , pada Minggu, 5 Januari 2020 | 21:05 Tag:
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Tensi Pilkada Kabupaten Gorontalo terus menghangat di awal 2020. Para kandidat calon dan pengurus partai politik terus melakukan gerilya politik. Mencari pasangan dan partner koalisi di Pilkada nanti.

Dua figur yang bertarung di Pilkada Kabupaten Gorontalo 2015 silam, yaitu Tony Junus dan Rustam Akili, Jumat (03/01/2019) bertemu di salah satu Warkop di Limboto. Tony Junus didampingi pengurus DPC PDIP Kabupaten Gorontalo. Begitupun dengan Rustam Akili. Ketua DPD Nasdem Kabupaten Gorontalo itu, juga didampingi para pengurus Nasdem.

Seusai pertemuan, Tony Junus mengatakan, pertemuan itu masih sebatas silaturahmi. Membangun komunikasi politik untuk kepentingan Pilkada.

“Jadi ini belum bicara pasangan calon ya. Baru bicara komunikasi koalisi untuk selanjutnya akan kita laporkan ke DPP,” ungkap Tonny.

Tonny mengaku diperintahkan partai untuk membangun komunikasi politik lintas partai. Tapi pihaknya hanya membangun komunikasi dengan tiga partai. Yaitu PPP, Golkar dan Nasdem.

“Memang hanya tiga partai ini, karena hanya mereka yang mencalonkan bupati. Kalau mau bersilaturahmi dengan partai yang hanya mengusulkan wakil bupati sama saja seperti PDIP,” ujarnya.

Rustam Akili mengatakan, pertemuan itu membahas persiapan koalisi Pilkada. Koalisi Nasdem-PDIP cukup terbuka. Karena diakui Rustam, dia telah ikut penjaringan calon bupati di PDIP. Selain itu, PDIP-Nasdem telah berkoalisi di pusat. Sehingga harus berkesinambungan ke daerah.

“Jadi wajar jika kita bisa membangun koalisi. Saya berharap, koalisi ini akan terbangun dengan visinya bukan hanya mengejar kekuasaan. Karena di Pilkada rakyat yang menentukan,” jelas Rustam.

Bila nanti koalisi Nasdem-PDIP terwujud maka bisa jadi koalisi ini bakal dilematis menentukan calon papan satu alias calon bupati. Karena Rustam Akili dan Tony Junus punya potensi yang sama diusung calon papan satu. Saat Pilkada 2015, Rustam Akili dan Tony Junus sama-sama menjadi calon bupati. Kekuatan politik di DPRD antara Nasdem dan PDIP relatif berimbang. Sama-sama punya modal 4 kursi di DPR.

Dilematis dalam penentuan calon papan satu ini tentu akan makin bertambah seandainya pembicaraan koalisi Tokyo yang melibatkan tiga partai yaitu Nasdem, Demokrat dan PKS, bakal diikutkan dalam pembahasan koalisi dengan PDIP.

Karena Partai Demokrat juga punya kader yang potensial diusung menjadi calon papan satu. Yaitu Arifin Djakani yang kini duduk di DPRD Provinsi.

Apakah empat partai yaitu Nasdem, PDIP, Demokrat dan PKS bakal bisa menyatu dalam bingkai koalisi termasuk penentuan pasangan, pertanyaaan ini akan terjawab dalam beberapa waktu ke depan. Saat masa pendaftaran calon sudah dibuka oleh KPU. (wie/gp/hg) 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar