Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Merasa Tak Layak Dapat Bantuan, Seorang Pengusaha Kembalikan Dana BLT

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Headline Kota Gorontalo , pada Senin, 4 Mei 2020 | 16:25 WITA Tag: , ,
  Fenny Liandouw ketika mengembalikan dana BLT yang diterimanya melalui rekening pribadinya ke Lurah Limba U1 Fitriya S. Parman, Senin (4/5/2020). (Foto : Istimewa/Koleksi FB Fitriya)


Hargo.co.id, GORONTALO – Ini harus menjadi contoh untuk warga Provinsi Gorontalo. Seorang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) mengembalikan dana yang diterimanya melalui rekening pribadinya karena merasa tak layak untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI itu.

Adalah Fenny Liandouw warga Kelurahan Limba U1 Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Dana itu dikembalikan olehnya karena dia merasa tak layak untuk mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBN.

BACA  Soal Calon Pendamping Rustam Akili, Ini Kata Roman Nasaru

Pengusaha bahan bangunan di kompleks pasar Sentral Kota Gorontalo itu mengembalikan dana BLT ke Lurah Limba U1, Senin (04/05/2020). Ini bisa dilihat dari postingan sang Lurah di akun facebooknya yang bertuliskan:

Assalamualaikum wr wbr.

Hari ini saya kedatangan tamu yg merupakan masyarakat Kelurahan Limba U I, Ibu Fenny Liandouw. Kedatangan beliau ke Kantor Kelurahan untuk menyerahkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang salah sasaran, masuk ke rekening beliau sebesar Rp. 600.000,- Beliau merupakan pemilik Toko Bahan Bangunan Dian abadi👍👍 Sebagai Lurah saya sangat berterima kasih karena ada masyarakat yang bersedia dengan ikhlas mengembalikan dana tersebut. 😍😍🥰

Dana ini akan kami kembalikan ke Dinas Sosial Kota Gorontalo.

Walaikumsalam wr wbr.

#LawanCovid19

#PhysicalDistancing

Postingan ini mendapat perhatian dari warganet. Banyak yang memuji apa yang dilakukan oleh Fenny Liandouw.

BACA  Nelson Pomalingo Harap BLT jadi Modal Usaha

Seperti yang dituliskan pemilik akun Ahmad Djuli Opi. Mantap..jadi contoh untuk lainnya.(rwf/hg)

BACA  Banjir Kembali Mengintai, Warga Biawu dan Biawao Mulai Cemas

Komentar