Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mereka Para Penyuka Pelajaran Mate Matika dan Berhasil Raih Nilai Tertinggi Unas

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo Headline , pada Rabu, 3 Mei 2017 | 13:14 PM Tag: , ,
  

Sementara itu, pelaksanaan pengumuman yang dilaksanakan pada sore hari dan dengan sistem per kelas, kata Ronansi telah menjadi hasil kesepakatan rapat antara pihak sekolah dan orang tua siswa untuk menghindari konvoi usai pengumuman, sehingga meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan.

“Kalau pengumuman kita laksanakan siang hari, tentunya setelah pengumuman mereka akan konvoi dan potensi terjadi hal hal yang bisa merugikan mereka sendiri,” ujarnya.

Suasana lain terpantau dalam pengumuman hasil Unas pada kelas XII Jurusan Kimia di SMK Negeri I Kota Gorontalo. Lokasi pengumuman untuk kelas ini dilaksanakan pada tempat yang terpisah dari kelas lain, dan mengambil lokasi di kediaman wali kelas Jurusan kimia. Pada kelas ini pula, seorang siswa meraih nilai tertinggi ke III dalam perolehan nilai hasil UN kategori SMK.

siswa tersebut adalah Nindy Gustianingsi Wisan, Warga Kelurahan Wumiyalo, kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Nindi Adalah Anak kedua dari Pasangan suami Istri faulin Anwar dan Wiman Mintje.

Seperti dua rekan lainnya, Nindi juga mengaku tidak menyangka akan meraih peringkat ke III dalam Ujian Nasional tersebut. Sebab selama proses belajar di sekolah, ia hanya kerap bertengger di ranhgking lima besar.

“Yang ada di Pikiran saya sebelumnya adalah yang penting saya lulus, karena selama ini saya tidak pernah juara kelas,” ujar Nindi.

Nindi yang mendapatkan Nilai 309.30 itu mengaku tidak melakukan metode belajar tertentu, hanya saja ketika tidak ada pekerjaan di rumah, ia menggunakan waktu dengan buka buku mata pelajaran, selain itu dia sering diskusi dengan teman-teman di kelas.

Nindin menambahkan, prestasi yang diraihnya tersebut telah diniatkan untuk menjadi langkah awal baginya untuk terus mendulang prestasi ke depan setalah dirinya menjadi mahasiswa nanti. “Insha Allah ini akan bekelanjutan ketika saya sampai di perguruan tingi nanti, saya juga sudah lulus di tambahnya.

Ditempat yang sama Wali Kelas Nindi, Ridwan Rauf mengungkapkan rasa bangga atas apa yang di capai oleh siswa yang ada di kelasnya.

Selain itu orang tua Nindi Faulina Anwar saat di wawancarai mengatakan juga ikut menyatakan rasa syukur.

“Setiap kali di rumah saya hanya mengingatkan kepada Nindi untuk jangan lupa belajar, dan tidak memaksa dia, dan ketika saya liat cara belajarnya di rumah itu lain, biasanya dia itu belajar sambil nonton filem Korea di laptop miliknya, jadi saya tidak menyangka ketika Nindi hari ini di umumkan sebagai peringkat teratas di UN, saya sebagai oranng tua hanya bisa bersyukur dan bangga terhadap hasil yang di capai oleh anak saya, saya juga tak lupa berterimah kasih kepada seluruh guru yang ada di SMK Negeri 1 Gorontalo telah membimbing anak saya,”tandasnya.

Untuk kategori SMA, nilai tertinggi diraih Muhammad Irfan Rahman, siswa SMA Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Ia mendapat jumlah nilai 349 dan rata-rata 87,25, dimana nilai tertinggi pada mata pelajaran Matematika yakni 92,5.

Irfan kepada Gorontalo Post masih tidak percaya telah berhasil menjadi lulusan terbaik se Provinsi Gorontalo untuk tingkat SMA.

“Saya tentunya senang dan sangat bersyukur, dan ini berkat kerja keras dan tidak lepas dari doa orang-orang sekitar saya,” kata pria yang sangat menyukai pelajaran matematika ini.

Kemampuan Irfan dalam bidang matematika, selalu dibagikannya secara suka rela kepada siapa saja yang berkemauan untuk belajar bersamanya. Hampir setiap malam rumahnya didatangi oleh adik-adik SMP bahkan teman-teman sebayanya yang ingin belajar matematika. Dan itu semua dilakukannya tanpa imbalan.

“Ini gratis saya tidak minta biaya apa-apa, yang penting punya keinginan belajar bersama, saya dengan senang hati menerimanya,” ujar anak bungsu dari 4 bersaudara itu.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar