Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Merugikan Petani, Warga Tolangohula Tolak Perkebunan Sawit

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 22 Maret 2016 | 20:07 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Aktivitas salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo mendapat penolakan dari warga setempat. Keberadaan perkebunan sawit dinilai bakal merugikan para petani. Warga mengancam akan melakukan tindakan anarkis, jika aktivitas perusahaan tidak segera dihentikan.

Idris Tomayahu, salah seorang warga Desa Polohungo, Kecamatan Tolangohula mengatakan, saat ini perusahaan sawit terus beroperasi di wilayah Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo.

BACA  Agung Sugiarto: Pelatihan Jurnalistik Dan Fotografi Penting di Era Digital 4.0

Bahkan diduga aktivitas perusahaan yang berkantor di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo itu mulai masuk wilayah perkebunan milik warga.

Selain itu, menurut Idris, diduga akibat aktivitas perusahaan sawit ini, sumber air milik warga rusak, yang berakibat pada sulitnya warga Tolangohula untuk mendapatkan air bersih.

“Bukan hanya air bersih pak, tapi lahan pertanian kami juga terancam karena aktivitas perusahaan itu,” tegasnya.

BACA  Dibuka Wagub, CPNS Golongan II dan III di Gorontalo Ikuti Diklat

Idris menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan advokasi dan pengumpulan data, luas lahan milik warga yang dirusak oleh perusahaan sawit ini.

“Rencananya kami akan melakukan aksi unjuk rasa, tapi nanti kalau tetap tidak ada solusi dan perusahaan itu tetap beroperasi, kami tidak akan segan-segan mengambil langkah yang lebih keras lagi,” ungkapnya.

BACA  HUT Ke-75 BSSN, Sandiman Asal Gorontalo Terima Penghargaan

“Pada prinsipnya, kami menolak aktivtas perusahaan sawit di Daerah kami, apapun bentuknya,” ujarnya. Idris juga berharap, pemerintah Kabupaten Gorontalo bisa mengambil sikap. “Kalau hanya untuk berlindung dari program kesejahteraan masyarakat, saya rasa masih ada solusi lain selain pengembangan sawit di daerah ini,” tandasnya. (tr-45/hargo)


Komentar