Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Merujuk WHO, Dokter Reisa: Rapid Test Masih Diperlukan

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Minggu, 19 Juli 2020 | 10:05 Tag: , , ,
  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro

Hargo.co.id, JAKARTA – Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Nasional Covid-19, dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan rapid test masih diperlukan untuk mendeteksi seseorang tertular virus Korona atau tidak. Menurut dokter Reisa, metode pengecekan menggunakan rapid test adalah salah stu cara untuk melakukan screening awal ‎virus Korona.

“Bahwa rapid test masih diperlukan sebagai salah satu upaya yang bisa mengetahui apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak,” ujar Reisa di Kantor BNPB, Jakarta, Sebagaimana dilansir JawaPos.com, Sabtu (18/7).

Berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rapid test masih diperlukan bagi masyarakat yang akan melakukan deteksi dini terhadap virus Korona.

Dokter Reisa menuturkan masyarakat bisa rutin melakukan pemeriksaan dengan menggunakan metode rapid test. Setelah itu jika hasilnya adalah reaktif, selanjutnya pemeriksaan dilakukan dengan metode swab test PCR.

“Bisa dengan melakukan rapid test dan kemudian dilanjutkan dengan swab test,” sebutnya.

Dokter Reisa berujar saat ini di dalam negeri telah memproduksi rapid test. Tingkat akurasinya juga cukup baik. Sehingga rapid test buatan dalam negeri ini sangat membantu untuk dilakukan test masal.

“Indonesia pun kini sudah bisa membuat alat rapid test sendiri. Ini membantu‎ agar deteksi dapat dilakukan dengan lebih banyak dan meluas,” ungkapnya.

Untuk Covid-19, dokter Reisa berpesan kepada masyarakat untuk saling melindungi satu dengan yang lainnya. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan.

“Tanggung jawab kita semua untuk tidak menulari orang lain tertutama kelompok rentan, seperti orang tua kita yang lanjut usia, orang dengan penyakit penyerta dan mereka yang memiliki gangguan imunitas,” pungkasnya. (ep/gw/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com dengan judul: “Merujuk WHO, Dokter Reisa Broto Asmoro: Rapid Test Masih Diperlukan“. Pada edisi Sabtu, 18 Juli 2020.
(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar