Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Meski Belum Rampung, Warga Senang Tidak Gunakan Rakit Lagi

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 1 November 2017 | 09:45 Tag: ,
  Kondisi Jembatan Tulabolo yang saat ini sementara direnovasi mulai dilalui oleh para siswa untuk menyebrang. (F. Natha/ Gorontalo Post)

GORONTALO, HARGO.CO.ID – Hampir kurang lebih satu bulan lamanya warga mempergunakan rakit untuk menyeberang ke wilayah Suwawa atau hendak menuju ke Pinogu, kini jembatan gantung Tulabolo sudah mulai dilalui meski belum sepenuhnya rampung.

Pantauan Gorontalo Post, saat ini seluruh elemen masyarakat sudah mulai lalu lalang di jembatan Tulabolo meski belum sepenuhnya selesai dikerjakan. Bahkan, mereka yang lewat di jembatan harus berhati-hati karena masih banyak lubangnya.

Zein A. Kadir salah seorang guru yang bertugas di Kecamatan Pinogu mengaku, sangat senang karena jembatan Tulabolo ini sudah bisa dimanfaatkan meski belum maksimal. Namun, hal ini sudah sangat membantu masyarakat karena tidak perlu lagi mempergunakan rakit.

“Sudah ada beberapa kendaraan yang terjun bebas ke sungai akibat mempergunakan rakit. Ini tentu sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, harapan besar kami yakni bagaimana agar jembatan ini bisa selesai secepatnya dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Seperti yang diketahui, pekerjaan rehabilitas jembatan Tulabolo mempergunakan anggaran kurang lebih Rp 175 Juta dengan waktu pekerjaan selama 120 hari. “Ini adalah pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW) Provinsi Gorontalo yang ada di Kecamatan Suwawa Timur. Insya Allah bisa cepat selesaikata tokoh masyarakat Desa Tulabolo, Kisman Kono (35). (kif/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar