Selasa, 1 Desember 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Meski Nilai Unas SMA Sederajat di Bawah Rata-rata, Weni Liputo Bangga Ada Persaingan Antar Sekolah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 2 Mei 2017 | 11:13 WITA Tag: ,
  


 

GORONTALO, hargo.co.id  –  Hasil nilai Ujian Nasional (Unas) Gorontalo untuk tingkat SMA/sederajat tahun ini memang berada di bawah standar nilai rata-rata. Masuk dalam kategori kurang, membuat kekecawaan sendiri bagi sebagian dinas pendidikan di masing-masing kabupaten/kota termaksud provinsi Gorontalo.

Untungnya, nilai Unas tidak masuk dalam syarat kelulusan. Penentu kelulusan sepenuhnya diberikan kepada pihakn sekolah.

Kendati begitu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Weni Liputo mengingatkan agar dapat memperlihatkan kredibilitas sekolah.

Sebab ada tiga kriteria kelulusan bagi peserta didik. Yakni menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajara, lulus ujian US/M/PK dan memperoleh nilai Unas untuk seluruh mata pelajaran yang di Unas-kan.

BACA  Terapkan Protokol Kesehatan, Satpol PP Beri Edukasi ke Pengemis

Menurut Weni, kendati berada pada ketegori kurang, namun dari data yang diterima tersebut, ada peningkatan mutu pendidikan dari mata pelajaran untuk keseluruhan sekolah.

“Misalnya untuk IPS itu mengalami perbaikan nilai dibandingkan Unas tahun lalu, demikian pula untuk IPA. Paling menganggungkan adalah kompetisi di masing-masing sekolah baik itu SMA, SMK maupun MA. Ada persaingan yang sehat disitu,”ujarnya.

Jika dulu, lanjut Weny nilainya di dominasi oleh MAN Insan Cendekia, sekarang beberapa sekolah sudah mulai mengalami peningkatan dan bersaing dengan MAN Insan Cedekia.

BACA  Daerah Belum Bebas Covid-19, Meski Sudah Menerapkan PSBB Transisi

“Misalnya ada SMAN 1 Popayato, SMAN 3 Gorontalo maupun SMAN 1 Gorontalo serta MAN Kota Gorontalo yang sudah memperbaiki sistem pengajaran mereka, sehingga nilai peserta didik di sekolah tersebut menjadi lebih baik ditahun ini,” terang Weni.

Hasil Unas sendiri kedepan Weni mulai berencana untuk melakukan pengkajian lagi. Yaitu dengan melibatkan guru-guru masing-masing mata pelajaran untuk dapat mengikuti ujian dengan menggunakan soal yang diberikan Mendikbud kepada siswa peserta Unas sebagai bahan evaluasi guru tersebut.

“Orientasi kita bukan hanya menyiapkan anak-anak peserta Unas. Tetapi kita juga menyiapkan guru-gurunya dalam memberikan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan jelang Unas. Kita ingin lihat, apakah dalam pemberian ilmu dari mata pelajaran tersebut sudah sesuai atau tidak. Itu yang kita ingin lihat dari guru-guru kita. Sehingga pada saat memberikan bahan ajar, itu bisa kena dan anak-anak siap pada pelaksanaan Unas,” paparnya.

BACA  Prioritas Pemberian Vaksin ke Tenaga Medis dan di Zona Merah

Pengumuman SMA sederajat sendiri akan disampaikan pada Sore hari ini di sekolah masing-masing. Untuk kelulusan sepenuhnya diberikan kewenangan tersebut kepada pihak sekolah masing-masing dengan mempertimbangkan tiga aspek kelulusan.   (ndi/hargo)


Komentar