Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Minim Fasilitas MCK , Warga Gunakan WC Darurat

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Friday, 16 September 2016 | 10:00 AM Tags: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Pengadaan infrastruktur berupa fasilitas MCK di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo masih jauh dari harapan. Buktinya, warga setempat terpaksa menggunakan Watter Closed (WC) darurat yang di tempatkan di bantaran sungai sebagai alternatif untuk buang kotoran.

Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya bagi warga Kelurahan Biau sungguh memprihatinkan. Di bantaran sungai Biau misalnya, terdapat sejumlah jamban buatan yang hanya berdindingkan seng atau papan, yang digunakan warga untuk buang kotoran.

Untuk buang kotoran, warga cukup hanya membawa satu ember air. Untuk kotoran manusia sendiri langsung jatuh ke air sungai. Dibawah air sungai tersebut terdapat tumbuhan berupa sayur kangkung yang tumbuh subur. Menurut sumber koran ini, ada beberapa warga yang biasanya memetik atau memanen sayur kangkung tersebut sebagai pelengkap lak pauk. Suasana itu membuat kondisi lingkungan warga sekitar menjadi tidak sehat.

Menurut Ipal (30), warga setempat, WC Darurat tersebut sudah cukup lama digunakan masyarakat sektiar. WC itu dibuat karena rata-rata rumah di sekitar Bantaran Sungai tidak memiliki MCK. Termasuk WC Umum. Ipal mengatakan, sebenarnya warga setempat sangat berharap ada bantuan pemerintah untuk penyediaan WC umum untuk masyarakat di sekitar bantaran. Aspirasi tersebut sudah pernah di sampaikan kepada pemerintah. Hanya saja, sampai kini tak kunjung ada realisasinya.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu mengatasi hal ini. Setidaknya membangun MCK khusus untuk umum. Kalau itu ada, masyarakat tak lagi buang hajat di WC Darurat yang tidak sehat ini,” ujar Ipul. (andi/roy/GP/Hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar