Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Minyak Dunia Melemah, Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Turun

Oleh Mufakris Goma , dalam Ekonomi , pada Kamis, 12 Maret 2020 | 01:00 WITA Tag:
  Ilustrasi petani swait tengah memanen hasil kebunnya. (Dok.JawaPos.com)


Hargo.co.id – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 11 – 17 Maret kembali mengalami penurunan. Jumlah penurunan terbesar pada kelompok umur 10 – 20 tahun yang mengalami penurunan sebesar Rp 77,48/Kg dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS untuk periode satu minggu kedepan menjadi Rp 1.639,67/Kg.

Plt Kepala dinas perkebunan Riau Ahmad Syahharofie melalui Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, penurunan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan sumber data.

“Tercatat hanya harga jual kernel Asian Agri Group yang mengalami kenaikan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp 325,80/Kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 416,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp 388,00/Kg, Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 314,90/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 216,20/Kg dari harga minggu lalu,” katanya seperti dikutip Riau Pos (Jawa Pos Group), Kamis (12/3).

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp 90,91/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 12,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 88,97/Kg dari harga minggu lalu.

“Sementara dari faktor eksternal, penurunan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh anjloknya harga minyak global, sebagaimana diketahui harga CPO selalu berbanding lurus dengan harga minyak mentah karena pergerakan harga CPO juga berkorelasi dengan pergerakan harga minyak mentah global. Pasalnya CPO dapat digunakan sebagai substitusi untuk sumber energi menjadi biodiesel,” jelasnya.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi kamis 12 maret 2020

Loading spinner

Komentar