Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Miras dan Prostitusi Marak, Polda Rilis Datanya 

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 12 Oktober 2018 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Memiriskan. Sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius, peredaran minuman keras (miras) dan praktek prostitusi justru marak. Hal itu tercermin dari hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) Otanaha II 2018 yang dilaksanakan Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo dan jajaran.

Operasi Pekat Otanaha II 2018 dilaksanakan selama dua pekan, 31 Agustus-11 September 2018. Hasil operasi, sebanyak 8.394 botol miras berbagai merek diamankan. Kemudian miras jenis cap tikus 1.055 liter dan 315 botol.

BACA  Kapolda Gorontalo Janji Tuntaskan Masalah Miras, Panah Wayer dan Narkoba

Dalam operasi pekat Otanaha II, Polda Gorontalo dan jajaran turut mengamankan 143 tersangka prostitusi, narkoba jenis sabu 3 bungkus (sachet,red) dengan dua tersangka, 10 buah senjata tajam (sajam), serta 25 tersangka judi.

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Gorontalo Kombes Pol.Drs.Gatot Santoso menjelaskan, operasi pekat Otanaha II dilkasnakan dalam rangka cipta kondisi menjelang pelaksanaan operasi pengamanan pileg dan pilpres. Adapun sasaran operasi meliputi peredaran miras, perjudian, prostitusi, psikotropika, premanisme maupun senjata tajam (sajam).

BACA  Kapolda Gorontalo Janji Tuntaskan Masalah Miras, Panah Wayer dan Narkoba

“Operasi ini melibatkan 23 personel dan dilaksanakan oleh Polda Gorontalo besera jajaran Polres kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo,” ujar Perwira yang pernah menjabat Kasat Brimob Polda Gorontalo itu.

BACA  Kapolda Gorontalo Janji Tuntaskan Masalah Miras, Panah Wayer dan Narkoba

Kombes Pol.Gatot Santoso mengatakan, pelaksanaan operasi terutama peredaran miras juga bertujuan menurunkan angka kejahatan, khususnya kejahatan tradisional. Seperti penganiayaan termasuk di dalamnya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Kejahatan tradisional saat ini masih cukup tinggi dan itu semua berawal dari miras,” ujar mantan Kapolres Pasaman, Sumatera Barat itu, Kamis (11/10).

Laman: 1 2