Minggu, 11 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Miras Masih Terjual Bebas!

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Rabu, 25 Oktober 2017 | 08:32 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Meskipun sudah ada peraturan daerah tengan Minuman Keras (Miras), namun itu belum ampuh untuk mengendalikan dan mertibkan peredaran Miras di Provinsi Gorontalo.

Terbukti dengan hasil razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), di Wilayah Isimu dan Limboto, Senin (23/10) malam, ratusan Miras diamankan.

Dari informasi yang dirangkum, Sedikitnya ada 122 botol miras dari tangan 4 pedagang di Desa Datahu, hutuo, dan Hunggaluwa. dengan jenis, pinaraci 54, bir 63,kasegaran 3, dan minuman tradisional cap tikus 2.

dengan ditemukannya berbagai minuman keras dengan kadar alkohol yang berbeda-beda ini, membuktikan peredaran miras dimasyarakat sudah seperti menyembuhkan penyakit akut yang sukar untuk disembuhkan. sehingga perlu kesadaran masyarakat untuk membantu pemberantasan miras.

BACA  Akses Padebuolo-Bypas Talumolo Terendam Air

Kepala Satpol PP Kabupaten Gorontalo, Husain Ui saat ditemui mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan oprasi miras di pedagang-pedagang yang berada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

hal ini dilakukan karena sampai dengan saat ini menurutnya penggunaan miras di Kabupaten Gorontalo masih ada meski sudah di larang dan dibuatkan Perda Mirasnya. Oknum pedagang juga kadang kala mengelabui petugas dengan berbagai modus.“Meski sering dirazia, kadang dorang sambunyi di tempat lain, kadang juga dengan memanipulasi kardus minuman, sehingga kalau tidak teliti saat merazia, bisa lolos mereka,” ujar Husain.

Sementara itu, Tim Satpol PP bersama anggota Polres Pohuwato dan personil TNI berhasil mengamankan sebuah mobil mikrolet yang dikendarai oleh SM (32), di Kecamatan Paguat, tepatnya diperbatasan antara Kabupaten Pohuwato dan Boalemo. Pasalnya, mobil asal Kota Gorontalo yang sedang menuju ke Kecamatan Marisa ini mengangkut 10 kardus yang berisi miras jenis Pinaraci, dimana masing-masing kardusnya berisi 12 botol miras golongan B ini.

BACA  Polisi Ciduk Pasangan Kekasih yang Produksi Konten Asusila di Bogor

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, saat itu tim gabungan Satpol PP Pohuwato bersama Polres dan TNI melakukan operasi sejak pukul 20.00 wita, di wilayah perbatasan Pohuwato-Boalemo. Dalam operasi ini, setiap kenderaan yang masuk ke Kabupaten Pohuwato diperiksa satu persatu. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya miras ke daerah berjuluk Bumi Panua itu.

Tepat pukul 21.00 wita, para petugas pun memberhentikan sebuah mobil mikrolet yang dikendarai oleh SM. Dan saat geledah petugas, di dalam mobil tersebut ditemukan 10 kardus mencurigakan. Saat diperiksa, kesepuluh kardus tersebut masing-masingnya berisi 12 botol miras jenis Pinaraci, sehingga petugas pun langsung mengambil tindakan dengan melakukan penyitaan terhadap minuman haram ini.

BACA  Jalan di Kota Gorontalo Masih Banyak yang Berlubang

Kapolres Pohuwato, AKBP Ary Doni Setiawan, saat dikonfirmasi Gorontalo Post membenarkan adanya penyitaan 10 kardus miras jenis Pinaraci ini. Dan rencananya akan diproses oleh Satpol PP Pohuwato dan akan dikenakan Perda Peredaran Miras. “Ini kami lakukan bersama Satpol PP Pohuwato dan juga TNI untuk mencegah masuknya miras melalui jalur trans sulawesi, dengan melakukan pemeriksaan diwilayah perbatasan,” pungkasnya. (tr-56/tr-55)


Komentar