Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Miris… Meriam TNI yang Dibeli di Tiongkok Meledak, 4 Prajurit Tewas

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 19 Mei 2017 | 09:00 AM Tag:
  

Hargo.co.id JAKARTA — Gladi bersih latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk Natuna Kepri, Rabu (17/5) menyebabkan sejumlah korban tewas dari unsur TNI AD.

Setidaknya, empat prajurit TNI AD dilaporkan tewas dan enam anggota lain mengalami luka parah.

Peristiwa itu terjadi setelah meriam buatan Tiongkok merek Chang Chong meledak sekitar pukul 12.10 WIB dalam latihan PPRC tersebut.

Semua korban dari anggota satuan Batalyon Arhanud 1 Kostrad. Sedangkan para korban di antaranya:

Korban tewas :
1. Pratu Marwan mengalami usus keluar, kaki kiri patah dan masih menyatu dgn badan, kaki kanan putus. Marwan tewas sekitar pukul 12.22 WIB di RSUD dan kini jenazahnya berada di kamar jenasah

2. Praka Edy, mengalami luka Pinggang ke bawah hancur kena serpihan peluru. Praka Edi lalu dievakuasi memakai helikopter dari lokasi menuju RSUD dan korban tewas diperjalanan karena kehabisan darah

3. Pratu Ibnu Hidayat, tewas terkena pecahan peluru.

4. Danrai Kapten Arh Heru belum masuk ke RSUD. Informasinya juga tewas dalam latihan tersebut.

Korban Luka Parah :

1. Pratu Bayu Agung, mengalami luka sebelah kanan luka kena percikan peluru, paha kanan luka kena pecahan peluru.

2. Serda Alpredo Siahaan, mengalami jari tangan kanan putus, Paha kanan luka terkena serpihan peluru.

3. Prada Danar, mengalami luka di paha kanan terkena serpihan peluru

4. Pratu Ridai mengalami luka di lutut kaki kiri kena serpihan peluru

5. Pratu Didi Hardianto mengalami luka tangan kiri kena serpihan peluru

6. Sertu Blego Switage, mengalami luka di tangan kiri kena serpihan peluru, perut luka kena serpihan peluru. (*/fo/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar