Mobil vs Sepeda Motor, Seorang Guru Meninggal Dunia

Warga berusaha mengevakuasi mobil yang terperosok ke sawah usai menabrak sepeda motor. Insert: Sepeda motor milik korban. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Satu unit mobil jenis kijang tabrakan dengan sepeda motor pada salah satu ruas jalan di Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Akibatnya, pengendara sepeda motor bernama Masni Djauhari (30) yang berprofesi sebagai guru itu, meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini berlangsung pada Jumat (04/10/2019) pukul 19.45 Wita. Saat itu, mobil dengan nomor polisi DM 1438 AD yang dikemudikan oleh SM (38), warga Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo melintas di Desa Moahudu, Tabongo.

Mobil tersebut bergerak dari arah Bongomeme menuju Batudaa. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor dengan nomor polisi DM 2090 HU yang dikendarai Masni Djauhari, tepat berada di depan mobil tersebut.

SM lantas kaget dan masih berusaha menghindari sepeda motor tersebut. Namun karena jarak antara mobil dan sepeda motor sudah sangat dekat, sehingga tabrakan tidak terhindar. Masni Djauhari sempat dilarikan ke Puskesmas Batudaa oleh masyarakat sekitar, dan akhirnya meninggal dunia.

Kapolres Gorontalo, AKBP H. Dafcoriza,SIK,M.Sc melalui Kasat Lantas AKP Okta Rahmansyah,SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, usai menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan data kedua pengendara, mengamankan barang bukti serta menghubungi keluarga korban.

“Saat ini barang bukti sudah kami amankan. Sedangkan korban sudah dibawa oleh pihak keluarga. Kami pun masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kejadian Laka Lantas ini. Untuk pengemudi mobil sendiri yakni Bripka SM yang merupakan anggota Polri, masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila ada perkembangan, akan kami sampaikan kembali,” pungkas Alumnus Akpol 2008 ini.  (kif/hg)

-