Senin, 3 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Modus Sang Pimpinan Panti Cabuli Anak Asuh, Ketika Istri Keluar Rumah

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 28 Maret 2017 | 16:22 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Dari pengembangan polisi, diketahui jika motif pelaku IS pimpinan panti asuhan Al Hijrah yang beralamat di Kelurahan Tuladenggi, Kota Gorontalo adalah melakukan aksinya saat sang isteri tidak berada di rumah.

Isterinya yang berprofesi sebagai pebisnis memang kerap keluar daerah.

Suasana itu yang diduga dimanfaatkanya untuk ‘menggarap’ anak asuhnya.

Modus yang ia gunakan adalah mengajak korban ke ruang kerjanya.

BACA  Hanya 20 Persen Pekerja Tercover Asuransi, Ini Sikap Indra Yasin 

“Berdasarkan keterangan korban, istri tersangka sering keluar kota untuk urusan bisnis, jadi saat istrinya tidak berada di panti, dimanfaatkan tersangka untuk melakukan perbuatan itu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan.

Setelah berada di ruang kerjanya, diduga aksi tak senonoh itu mulai dilakukan. Awalnya korban dirayu, sejurus kemudian mulai memegang-megang korban, lalu mencium dan diduga hingga pada aksi menyetubuhi.

BACA  Waspada, Tiga Kotak Amal Dibobol Maling di Marisa

[Baca: Lolos dari Gerbang Panti, Anak Yatim Ini Laporkan Perbuatan Keji Pimpinan Panti]

“Korban diajak oleh pelaku masuk ke dalam ruang kerjanya, setelah itu dibujuk dan dirayu dan kemudian dicabuli,”jelas AKBP Ary Donny Setiawan.

BACA  Hidup Sebatang Kara di Bali, Kakek John Katili Dipulangkan Gubernur ke Gorontalo

[Baca: Tega Cabuli Anak Asuh, Pimpinan Panti Ini Terancam Dikebiri]

Menurut AKBP Ary Donny, semua korban telah dilakukan visum sebagai menjadi alat bukti, selain memintai keterangan sejumlah saksi dan korban itu sendiri.

“Hasil visumnya akan segera kami sampaikan,”ujarnya. Kasus ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian daerah Gorontalo. (tr-45/tr-53/hargo)


Komentar