Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Moh. Alfin Abas-Audia Paramata Wakili Gorontalo untuk Paskibraka Nasional

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 20 Juli 2017 | 11:03 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Setelah melewati proses seleksi yang ketat. Mohammad Alfin Abbas dan Audia Paramata akhirnya terpilih sebagai wakil Gorontalo untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra). Siswa SMA Negeri 3 Gorontalo dan Siswi SMA Negeri 1 Limboto nantinya akan bertugas pada pelaksanaan upacara bendera di Istana Negara 17 Agustus 2017 mendatang.

Mohamad Alfin Abas tercatat kelahiran 24 Juni 1998 dan duduk di bangku kelas XI (sebelas) di SMAN 3 Gorontalo. Mohamad Alfin memiliki tinggi 177 cm dan berat 67 kilogram. Begitu pula dengan Paskibraka putri Audia Paramata. Putri berparas manis yang duduk di bangku kelas XI SMAN 1 Limboto itu yang memiliki tinggi 166 cm dan berat 52 Kilogram.

BACA  Layani Warga, PDAM Bone Bolango Terapkan Protokol Kesehatan

“Dari segi tinggi dan berat, sudah proposional. Dan Insyaallah mereka bisa bersaing dengan teman-teman dari seluruh Indonesia yang mengusung misi yang sama seperti mereka saat ini,” ungkap Kepala Seksi Pemuda di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Yusdin Nuwa.

Menurut Yusdin, kedua calon Paskibrakan Nasional asal Gorontalo ini akan berangkat ke Pusat Pelatihan Paskibraka di Cibubur pada 25 Juli 2017 mendatang.”Mereka telah mengikuti pembekalan selama satu bulan berupa, latihan fisik/jasmani, PBB, moral, etika, pengetahuan umum dan perjuangan bangsa serta belajar tentang kearifan lokal berupa tarian maupun nyanyian tradisional.

Pembekalan ini melibatkan pelatih dari TNI, Polri dan Purna paskibraka serta pembina Paskibraka dari Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo. Mudah-mudahan bekal ini menjadi modal untuk mereka,” urai Yusdin.

BACA  Gubernur Harap Musyawarah IV KADIN Lahirkan Pengurus yang Eksis

Sementara itu pemilihan sepasang anggota Paskibraka ini berbeda dengan tahun sebelumya. Jika ditahun lalu ada dua pasang atau empat perwakilan yang diutus ke tingkat Nasional untuk diseleksi. Kini seleksi tersebut hanya dilakukan di Gorontalo. Alhasil dua putra-putri terbaik Gorontalo ini menjadi duta Gorontalo di Paskibraka nanti.

Pelatih Paskibraka Gorontalo Brigadir Rinto Sunge bahwa dalam pelatihan ada beberapa kendala yang sempat dihadapi. Namun selama sebulan penuh, keduanya terus mendapatkan pembimbingan, sehingga ketika tampil ditingkat Nasional, keduanya mendapatkan tempat yang stategis seperti senio-senior mereka sebelumnya.

“Dalam seleksi kami awalnya mendapatkan kendala untuk dalam menentukan siapa yang layak. Dari segi PBB, gaya berjalan hingga gerakan-gerakan ada beberapa yang menjadi permasalahan. Namun setelah dilatih selama sebulan, akhirnya kami mendapatkan sepasang calon Paskibraka yang layak mewakili Gorontalo di Istana,” ucap Purna Paskibraka Nasional tahun 2002 itu.

BACA  Kafilah MTQ Provinsi Gorontalo Siap Bertolak ke Sumatera Barat

Dari sisi kualitas dikatakan Rinto bahwa kedua calon Paskibraka tersebut memiliki bobot yang dapat bersaing dengan calon Paskibraka dari daerah lainnya. “Mereka harus mengusung misi menjadi Paskibraka yang dapat bersaing dan mendapatkan tempat yang strategis di pelaksanaan upacara nanti.

Karena beberapa tahun terakhir ini Gorontalo selalu diperhitungkan. Dan kami pelatih dari daerah, memberikan bekal yang matang untuk mereka, agar siap dalam segala hal saat latihan ditingkat Nasional,” terangnya.(ndi/hargo)


Komentar