Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Muara Sungai Tanjung Harapan Mulai Kritis

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 31 Juli 2017 | 15:11 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id WONOSARI – Kondisi memprihatinkan makin dialami para warga di sejumlah desa di Kecamatan Wonosari.

Utamanya mereka mendiami kawasan muara sungai melintasi Desa Tanjung Harapan dan Dulohupa. Saat ini muara sungai mulai kritis lantaran aktivitas penambangan galian C.

Tak sedikit kondisi dialami berupa lonsor pada bagian tebing sungai dan mengancam lahan pertanian, bahkan pemukiman warga. Belum lagi sepanjang areal muara sungai ennggan difasilitasi sarana tanggul maupun bronjong.

BACA  Sebanyak 1.205 Jiwa dan 317 Hektar Sawah Terdampak Banjir di Limboto Barat

Begitu curah hujan tinggi mengakibatkan luapan sungai maka otomatis memperluas abrasi.

Ironisnya, rintihan sejumlah warga pemilik lahan yang kian dirugikan belum kunjung ditanggapi penambang galian pasir menggunakan alat berat.

Padahal menurut warga setempat, Yuu Lahmutu mengaku pihaknya telah banyak kali mengingatkan petugas dan pemilik pertambangan galian C agar dapat membuat tanggul.

BACA  Gembong Narkoba Daniel Edi Johannes Divonis Hukuman Mati

“Perjanjian penanganan tanggul tanggungjawab dari aktivitas galian C. Akhir-akhir ini tidak ada upaya pembuatan tanggul. Kendati tanaman jagung kian hari terbawa arus sungai akibat abrasi,” bebernya.

Buntut kerusakan lingkungan tersebut, pihaknya pun menaruh harapan besar pemerintah baik itu tingkat kabupaten maupun Provinsi selaku penanggungjawab teknis perijinan memikirkan dampak kerugian dan bencana dialami masyarakat.

BACA  Pohon Tumbang di Jalan, Satu Unit Mobil Tertimpa

Ketimbang keuntungan dari ijin yang diterima. “Kalau perlu tim dari pemerintah bisa turun ke lokasi.

Jangan sampai ini dibiarkan berlarut dan banyak korban dirugikan. Kalau perlu dari penegak hukum turut dilibatkan,” keluh pria keseharian bertani tersebut.(nrt/hargo)


Komentar