Minggu, 13 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mubes dan Reuni IKA SMA 3 Gorontalo Dibubarkan

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Minggu, 30 Mei 2021 | 16:05 WITA Tag: , , , ,
  Kegiatan Mubes serta Reuni Akbar SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, dibubarkan oleh tim gabungan TNI-Polri, karena diduga sudah melanggar protokol kesehatan. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) IV Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPPN 56 atau SMA Negeri 3 Gorontalo, dibubarkan oleh aparat Kepolisian dan tim gabungan lainnya yang terdiri dari TNI dan pemerintah.

Mubes serta reuni reuni akbar itu sendiri digelar, Minggu (30/05/2021) sekitar pukul 10.30 Wita, bertempat di Ballroom Sumber Ria, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

BACA  Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

Kegiatan yang mengangkat tema menata organisasi, menata kemitraan, yang dihadiri langsung oleh Prof. Dr. H Syamsul Qamar Badu, M.Pd selaku Ketua Umum IKA SMPPN 56/ Smantig, beserta beberapa pejabat daerah lainnya serta para alumni yang jumlahnya diperkirakan mencapai kurang lebih 600 orang, langsung didatangi tim gabungan TNI-Polri serta Satpol PP, yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Gorontalo Kota, AKP Ryan Dodo Hutagalung, S.H,S.I.K, sekitar pukul 11.15 Wita.

BACA  Akses Menuju SDN 12 Tabongo Butuh Perhatian 

“Kami melihat kegiatan ini tidak lagi menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, kami minta agar kegiatan ini dibubarkan dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegas mantan Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota ini.

Lanjut kata AKP Ryan Dodo Hutagalung, pihaknya mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat, agar tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19.

BACA  Ikut Vaksinasi, Pengemudi Bentor dan Ojol di Gorontalo Akan Dapat Sembako

“Kami minta tidak ada lagi kegiatan serupa yang dilaksanakan, khususnya di wilayah hukum Polres Gorontalo Kota. Apabila kami temukan, maka akan segera kami bubarkan. Kami pun berharap agar seluruh elemen masyarakat bisa saling mengingatkan, agar dapat tetap taat serta patuh terhadap protocol kesehatan, demi memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19,” pungkasnya.(jc/hargo)


Komentar