Rabu, 2 Desember 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Muhammadiyah Imbau Salat Id di Rumah Saja

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 20 Mei 2020 | 20:05 WITA Tag:
  Ilustrasi. Logo Muhammadiyah


Hargo.co.id, GORONTALO – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo mengimbau kepada seluruh umat muslim untuk melaksanakan Salat Idul Fitri atau Salat Id 1441 H di rumah saja. PWM Provinsi Gorontalo, Kadim Masaong menegaskan, imbauan tersebut dilandasi dengan beberapa pertimbangan antara lain, Surat Edaran PP Muhammadiyah tentang Salat Id dimasa pandemi Covid-19.

Selain itu, ada juga imbauan dari Menteri Agama RI, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI Provinsi Gorontalo. Dasar lain yakni ketentuan pelaksanaan PSBB dan protokol kesehatan, keputusan Forkopimda Gorontalo tentang evaluasi PSBB tahap 1 di Gorontalo dan perpanjangan PSBB sampai 29 Mei 2020 serta trend perkembangan yang terinfeksi virus corona yang semakin meningkat dan sulitnya diketahui orang tanpa gejala (OTG) yang akan berbaur pada saat Salat Id di lapangan dan di masjid.

BACA  Begini Cara Humanis Polsek Tilongkabila Tegakkan Protokol Kesehatan
 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo saat menggelar konferensi pers terkait imbauan Salat Id di rumah, Selasa, (19/05/2020) di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo. (Foto Istimewa)

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo saat menggelar konferensi pers terkait imbauan Salat Id di rumah, Selasa, (19/05/2020) di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo. (Foto Istimewa)

“Pelaksanaan Salat Id dilaksanakan di rumah masing-masing. Keputusan ini berlaku bagi seluruh unsur pimpinan persyarikatan dan seluruh pimpinan amal usaha Muhammadiyah di Provinsi Gorontalo. Untuk dilaksanakan secara konsisten sebagai kebijakan organisasi,” tegas Kadim Masaong pada konferensi pers yang dihadiri Pimda Muhammadiyah Kota, Bendahara, Anggota serta Rektor UMGo, Selasa,(19/05/2020) di lantai 3 Masjid Darul Arqam Kota Gorontalo.

BACA  Kapolsek Tilongkabila: Masuk Wilayah Kami, Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Dijelaskannya, pelaksanaan Salat Id merupakan amalan sunah muakad. Sebagaimana pelaksanaan Salat Tarawih. Sunah sendiri adalah perintah agama yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak mendapat dosa.

Masih pada kesempatan yang sama, telah diungkapkan bahwa organisasi muslim ini, juga menggelontorkan dana sebanyak Rp 90 miliar dalam memerangi pandemi Covid-19. Secara nasional menyiapkan sekitar 70 rumah sakit untuk penanganan pasien terpapar Covid-19.

Termasuk, PWM dari pusat sampai ke tingkat kabupaten/kota di bawah koordinasi Muhammadiyah Command Center (MCC). Turut serta meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 melalui program ketahanan pangan. Khusus di Provinsi Gorontalo, PWM bekerjasama dengan Lazismu menyerahkan sejumlah 500 paket sembako yang akan disebar di kabupaten/kota.

BACA  Amankan Perda Protokol Kesehatan, Pemkot Gorontalo Kumpul Pengusaha

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua, dimana untuk tahap ketiga akan dilaksanakan pada bulan juni nanti. Sumber dana ini berasal dari zakat fitrah dan zakat mal dari perserikatan sebagai bentuk kepedulian Lazismu yang turut serta meringankan beban masyarakat terutama kaum dhuafa yang terdampak Covid-19,” kata Bendahara PWM Provinsi Gorontalo Sabara K. Ngou sekaligus Ketua Lazismu Provinsi Gorontalo. (red/hg)


Komentar