Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa Ramadan 1442 Hijriah

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 10 Februari 2021 | 21:05 WITA Tag: ,
  Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Dok. Muhammadiyah.or.id)


Hargo.co.id, JAKARTA – Merujuk hasil perhitungan astronomi (hisab) yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal puasa tahun 2021 jatuh pada 13 April.

“1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa Wage, 13 April 2021 Masehi,” kata Ketua Umum PP Muhamamdiyah Haedar Nashir dalam pernyataannya, sebagaimana dilansir JPNN.com,  Rabu (20/2).

Haedar mengatakan berdasarkan hasil hisab, pada 12 April petang setelah matahari terbenam, posisi bulan baru (hilal) di Yogyakarta sudah terlihat dengan ketinggian di atas ufuk 3 derajat 44 menit 38 detik. Hilal juga akan nampak di banyak tempat di Indonesia.

BACA  Presiden Jokowi Minta Pemerintah Daerah Bagi-Bagi Masker

Perhitungan hisab adalah kalkulasi akurat yang salah satunya digunakan untuk memetakan posisi matahari dan bulan.

Muhammadiyah memiliki kebiasaan menetapkan waktu awal puasanya jauh hari sebelum pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat Awal Ramadan di setiap tahunnya.

Muhammadiyah mendasarkan penetapan 1 Ramadan menggunakan hisab, sementara Kemenag memakai hisab yang dikombinasikan dengan melihat bulan baru (rukyatul hilal).

Dari tren beberapa kali Sidang Isbat, bulan baru biasanya akan terpantau oleh perukyat jika hilal berada di atas ufuk setinggi minimal 2 derajat setelah matahari terbenam. Dengan sudut ketinggian hilal yang dihitung pada 3 derajat maka kemungkinan umat Islam akan mengawali puasa di waktu yang bersamaan.

BACA  DPR Soroti Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tahanan KPK

Sementara itu, Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah/2021 Masehi jatuh pada Kamis tanggal 13 Mei. Tinggi bulan baru saat matahari terbenam di Yogyakarta pada 12 Mei berada di ketinggian 5 derajat 30 menit 58 detik.

Kemudian, Muhammadiyah juga menetapkan 1 Zulhijah 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi jatuh pada Minggu, 11 Juli. Tinggi bulan saat terbenam matahari di Yogyakarta adalah 3 derajat 9 menit 18 detik. Hilal sudah dapat dilihat oleh perukyat.

BACA  Ini Daftar Mobil Baru yang Bebas Pajak Mulai Bulan Depan

Dengan diketahuinya 1 Zulhijah bertepatan dengan 11 Juli, maka Hari Arafah 9 Zulhijah 1442 Hijriah jatuh pada Senin, 19 Juli. Sedangkan Idul Adha 10 Zulhijah 1442 Hijriah akan bertepatan dengan Selasa, 20 Juli.

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita,” kata Haedar Nashir.(antara/jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa 2021”. Pada edisi Rabu, 10 Februari 2021. https://www.jpnn.com/news/muhammadiyah-umumkan-awal-puasa-2021


Komentar