Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mulai dengan Bahasa IndonesiaÂ

Oleh Berita Hargo , dalam Ragam , pada Saturday, 4 August 2018 | 13:30 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id – SEBAGAI orang yang pernah mendapatkan amanat menjadi Duta Bahasa, patut menjadi tauladan predikat itu sudah tidak lagi melekat padanya. Larasati Djafar hingga kini tetap lebih mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia daripada bahasa asing sejak dipercaya menjadi Duta Bahasa pada 2016 silam.

“Sampai sekarang, saya seperti telah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia ketimbang bahasa asing, misalnya seperti lebih terbiasa menyebut swafoto daripada selfie, lalu lebih terbiasa menyebut angka “nol” daripada kosong dan sebagainya,” aku gadis kelahiran 8 Oktober 1993 ini.

Anak bungsu dari pasangan alm. Sofyan Djafar dan Sri Rahmike Taha ini juga menceritakan bahwa pengalamannya selama menjabat merupakan sebuah tanggung jawab besar dan menjadi kebanggaan tersendiri untuknya. Dimana hal tersebut dapat diraihnya berkat dukungan orang-orang terdekat.

Selama menyandang gelar duta Bahasa, alumnus SMK Negeri 1 Gorontalo ini mengaku bahwa dirinya banyak mempelajari hal-hal baru terutama tentang wawasan kebangsaan. Disamping itu, momen ketika mewakili Gorontalo ke ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional menjadi pengalaman tak terlupakan.

“Di sana kami bertukar pengetahuan bahasa dan budaya dengan teman-teman dari seluruh penjuru Nusantara. Selain itu, saya merasa lebih bangga ketika dapat berbicara bahasa daerah dengan teman-teman, dan menggunakan bahasa asing ketika dibutuhkan,” tutur mahasiswi jurusan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Gorontalo yang punya hobby menulis puisi dan bercita-cita menjadi seorang pengusaha.(tr61/gp/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar