Selasa, 26 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mulai Pekan Depan, Sidang di PN Marisa Gelar Secara Jarak Jauh

Oleh Ryan Lagili , dalam HumKam Indonesia 99 Kata Kab. Pohuwato , pada Selasa, 31 Maret 2020 Tag: ,
  Uji coba sidang jarak jauh oleh PN Marisa. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Mewabahnya Covid-19 berimbas pada proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Marisa. Bahkan, beberapa persidangan yang sudah dijadwalkan sebelumnya, terpaksa harus ditunda. Namun, kini sudah ada solusi yakni PN Marisa akan menerapkan sistem persidangan secara jarak jauh.

Informasi yang berhasil dihimpun, PN Marisa mulai memanfaatkan teknologi video conference untuk menggelar persidangan perkara pidana. Sistem persidangan tersebut dilakukan secara jarak jauh dengan tidak menghadirkan terdakwa, jaksa penuntut hingga penasehat hukum di pengadilan. Sementara untuk hakim dan panitera tetap berada di pengadilan.

Guna mematangkan rencana tersebut, Senin (30/03/2020, PN Marisa menggelar uji coba sidang jarak jauh. Bertindak sebagai hakim saat itu yakni Hamsura, SH, Panitera Muda, Yunus Achmad, SH, Bagian dokumentasi publikasi, Munawir Tangahu, Sos. Ikut menyaksikan uji coba persidangan secara teleconference yakni Sekretaris PN Marisa Yurnin Nento, Sos dan Panitera PN Marisa James M. Masili, SH.

Menurut Ketua PN Marisa, Jifly Z. Adam, SH. MH, sidang jarak jauh tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Mahkamah Agung, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, bahwa selama masa darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona, persidangan perkara pidana dapat dilakukan secara jarak jauh atau teleconference.

Dijelaskannya pula, pihaknya sudah siap untuk melaksanakan persidangan jarak jauh, sehingga untuk jadwal sidang sebelumnya yang dilakukan penundaan akan dimulai pekan depan.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan negeri, rutan dengan tetap memperhatikan ketentuan undang-undang yang berlaku. Kemarin juga sudah kita ujicobakan persidangan jarak jauh tersebut dengan melibatkan pihak Lapas (Lembaga pemasyarakatan), kejaksaan. Sistem semua sudah kita coba, dan Insya Allah pekan depan kita mulai sidang online,” ungkap Jifly Z. Adam. (ryn/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar