Kamis, 15 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Musda Demokrat! 10 Jam Calon Bergerilya, Lobi Ketua Demokrat Alot

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 31 Juli 2017 | 12:34 WITA Tag: , , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Demokrat , Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo resmi telah membuka Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) III Partai Demokrat Gorontalo di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, tadi malam (30/7).

Pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali itu sekaligus menandai dimulainya pertarungan babak final atau babak penentuan bagi para kader-kader Demokrat yang ingin menjadi ketua partai ketua partai tingkat provinsi dan kabupaten-kota.

Menjadi babak yang sangat menentukan, karena hingga berakhirnya acara pembukaan Musda dan Muscab tadi malam sekitar pukul 22.00 wita, konstelasi Musda dan Muscab masih sulit untuk diprediksi.

Para kandidat calon sama-sama masih optimis bisa terpilih sebagai ketua partai. Sehingga terhitung dari pukul 22.00 wita tadi malam hingga pemilihan Ketua DPD melalui rapat Musda dan Ketua DPC melalui Muscab yang dijadwalkan pukul 08.00 wita pagi ini (31/7), menjadi rentang waktu bagi para calon ketua partai untuk melakukan gerilya politik dalam menggalang dukungan dari para pemegang suara. Praktis tersedia waktu sekitar 10 jam bagi para kandidat calon untuk melakukan lobi-lobi politik.

Di arena Musda dan Muscab Demokrat di Grand Q Hotel tadi malam, pertarungan lobi-lobi para kandidat calon ketua partai sangat terasa. Usai pembukaan Musda, para kader terlihat mulai berkelompok. Para kandidat calon ketua partai terlihat sangat sibuk mendekati para pemegang suara.

BACA  Ingin Tahu Jumlah Saham Pemprov Gorontalo di BSG? Baca di Sini

Saat memberikan sambutan pada acara pembukaan, Pramono Edhie Wibowo mewanti-wanti agar pelaksanaan Musda dan Muscab III Demokrat Gorontalo bersih dari praktek jual beli suara. Para pemegang suara diingatkan untuk memilih para calon ketua partai dengan menggunakan hati. “Jangan memilih karena uang. Karena Demokrat sudah pernah mengalami pengalaman pahit dari jual beli suara saat pemilihan ketua partai. Yang terpilih juga pada akhirnya masuk penjara. Kita sudah alami itu, jangan sampai ini terulang,” tegasnya.

Mantan KASAD TNI itu menegaskan, tidak akan mentolelir terhadap praktek jual beli suara di Musda dan Muscab. Bila terungkap dan terbukti, maka DPP langsung akan mencoret ketua terpilih. “Pasti langsung dieliminir,” tandas Pramono Edi saat diwawancarai Gorontalo Post, usai pembukaan Musda.

Pada kesempatan itu, Pramono Edhie Wibowo meminta agar kader Demokrat tidak menjadikan Musda-Muscab sebagai ajang untuk saling menang-menangan. Dia mengharapkan agar pemilihan ketua partai lahir dari proses musyawarah mufakat. “Yang menang jangan arogan.

Yang kalah jangan dendam. Lalu pindah partai. Kalau ada yang kutu loncat, dengan senang hati saya akan tandatangani pemecatan dari partai,” ujar Pramono Edhie dengan sungguh-sungguh.

Ketua DPD Demokrat Gorontalo Gusnar Ismail mengakui, sesuai AD/ART kepengurusan partai memang hanya lima tahun. Tapi untuk kepengurusan DPD Demokrat Gorontalo mengalami perpanjangan hampir dua tahun karena memberikan kesempatan bagi partai mempersiapkan Pilgub. “Alhamdulilah, calon yang diusung Demokrat di Pilgub yaitu pak Rusli Habibie dan Pak Idris Rahim menjadi pemenang. Ini hasil dari perpanjangan kepengurusan partai,” ungkap Gusnar.

BACA  Dua Tokoh Nasional Putra Gorontalo Akan Dianugrahi Gelar Adat

Meski konstelasi Musda dan Muscab Demokrat hingga penutupan Musda masih agak sulit untuk diprediksi, tapi beredar kabar di beberapa kader Partai bahwa langkah Gusnar Ismail untuk bisa terpilih kembali menjadi Ketua DPD Demokrat sangat terbuka. Lawan Gusnar Ismail di Musda hanya satu nama yaitu Thamrin Mangindaan.

Ketua DPC Demokrat Gorut itu mengklaim telah mendapatkan dukungan empat pemilik suara dari 8 pemilik suara. Yaitu DPC Pohuwato, Boalemo, Gorut dan Bonbol. Sementara sisanya dikabarkan mendukung Gusnar Ismail. Tapi di arena Musda dan Muscab semalam, beredar kabar bahwa ada pendukung Thamrin yang sudah berbalik dukungan untuk Gusnar Ismail.

Sehingga bila ini benar, maka Musda hari ini diperkirakan akan berujung bagi terpilihnya Gusnar Ismail sebagai Ketua DPD. Karena satu saja pendukung Thamrin berbalik dukungan maka Gusnar sudah akan mengoleksi 5 suara dari 8 suara yang diperebutkan.

Dukungan agar Gusnar Ismail tetap memimpin Demokrat juga telah disuarakan Wakil Gubernur Idris Rahim saat menyampaikan sambutan. Idris mengatakan, dari penilaiannya Gusnar Ismail masih layak untuk memimpin Demokrat selama lima tahun mendatang.

BACA  Warga Terdampak Banjir di Dulupi Terima Bantuan Beras CPPD

“Partai harus berkontribusi untuk membangun daerah. Dan selama ini Demokrat sudah berkontribusi untuk itu. Jadi Pak Gusnar masih layak memimpin Demokrat,” ujar Idris Rahim yang diusung Demokrat saat Pilgub.

Dalam pelaksanaan Musda dan Muscab telah diatur mekanisme pemilihan ketua partai. Untuk Musda, para pemegang suara adalah 6 DPC, satu DPD dan satu suara dari DPP. Sementara untuk Muscab para pemegang suara adalah PAC.

Ketua OC Musda-Muscab, Hidayat Hery Bouti mengatakan, saat pemilihan, yang berhak untuk memilih hanyalah Ketua Partai. Untuk Musda, yaitu Ketua DPC, Ketua DPD dan satu perwakilan DPP. Sementara untuk Muscab adalah Ketua PAC. “Harus ketua langsung. Tidak boleh sekretaris atau pengurus lain. Boleh carteker tapi masa kepengurusannya terhitung dibawah Juli 2016,” jelasnya.

Dengan ketentuan ini ada sekitar 16 PAC Demokrat yang tersebar di Kabupaten-kota tidak bisa memilih. Karena Ketua PAC ada yang sudah meninggal dunia, pindah domisili dan alasan lain seperti sudah mundur karena menjadi Kepala Desa.

16 PAC tersebut terdiri dari Boalemo 2 PAC, Kota Gorontalo 1 PAC, Gorut 2 PAC, Pohuwato 2 PAC, Kabgor 3 PAC dan Bonbol 6 PAC. “Jadi suara mereka nanti dianggap kosong. Kecuali kalau yang alasan pindah domisili lalu mereka besok (saat pemilihan) hadir dan bisa menunjukkan identitas kepartaian, baru diijinkan memilih,” tandasnya. (rmb/hg)


Komentar