Rabu, 15 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Musim Hujan Stok Menurun, Harga Tomat Naik, Rp 10 Ribu per Kg

Oleh Fajriansyach , dalam Ekonomi , pada Senin, 30 April 2018 | 14:50 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id  – Musim penghujan belakangan ini rupanya berimbas pada harga salah satu komoditas seperti tomat. Di pasar tradisional Limboto, harga tomat dipatok mulai Rp 10 Ribu per Kg.

Kenaikan harga tomat ini pun mulai dikeluhkan oleh ibu-ibu. Pasalnya kenaikan tersebut bertepatan dengan momentum menjelang bulan Ramadan. Yang ditakutkan adalah harga tomat tidak akan turun, bahkan akan diikuti oleh komoditas lainnya.

BACA  Manjakan Pelanggan, Simak Tiga Paket yang Diluncurkan oleh AHASS Honda

Namun menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga tomat ini dipicu akibat musim penghujan belakangan ini.

Kasim salah seorang pedagang barito (bawang, rica, tomat) Limboto mengatakan bahwa kenaikan harga tomat tidak lain dan tidak bukan karena cuaca yang masih kurang bersahabat di Gorontalo.

BACA  Diskon Harga Kamar, Bisnis Perhotelan Mulai Bangkit

Dan tomat, kata Kasim, adalah salah satu komoditas yang tidak kuat menghadapi musim hujan. “Jadi kalau hujan terus, harga tomat pasti naik karena alasan petani produksinya menurun,” kata Kasim.

Hal senada juga diungkapkan Iyam, pedagang barito lainnya. Menurutnya, harga tomat sudah bertahan hampir sepekan lamanya. Jika cuaca belum bagus, maka ditakutkan harganya akan terus meroket.

BACA  Setelah Berhari-hari Tertekan, Harga Emas Merangkak Naik

Saat ini, harga tomat sudah dipatok mulai Rp 10 Ribu per Kg, naik dari Rp 8.000 dari pekan sebelumnya. “Saya fikir tomat tidak akan naik jauh karena cuaca walaupun kurang bagus, pasokannya masih lancar-lancar,” jelas dia.(axl/hg)


Komentar