Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Musim kemarau, Ponelo Kepulauan Krisis Air Bersih 

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 25 September 2018 | 06:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah desa di Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara (Gorut) saat ini mengalami krisis air bersih. Buntut keringnya sumur-sumur dan sumber air lainnya di wilayah itu akibat kemarau panjang akhir-akhir ini.

Sesuai informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorut, desa-desa yang dilanda kesulitan air bersih yakni Desa Malambe di Dusun Tanjung Panik yang dihuni 101 kepala keluarga (KK), Dusun Yapi Yapi, Desa Tihengo yang dihuni 51 KK, dan Dusun I Desa Ponelo yang dihuni 100 KK.

Saat ini, ratusan warga di tiga desa ini tinggal berharap bantuan suplai air bersih dari pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA  Disedot Tak Ada Hasil, Genangan Air di Simpang Empat BRI Andalas Terus Disorot

Oleh warga setempat yang umumnya berprofesi sebagai nelayan ini, air bersih dijemput menggunakan perahu. Untuk memenuhi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan, Pemkab Gorut melalui BPBD mneyiapkan satu unit mobil tanki untuk menyuplai air bersih.

“Air kita ambil langsung dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM). Kemudian mobil tanki parkir di Pelabuhan Kwandang untuk mengisi galon-galon milik warga. Galon-galon itu selanjutnya didistribusi menggunakan perahu-perahu warga setempat menuju desa,” jelas Kepala BPBD Gorut, Nurhadi Rahim, kemarin, Senin (24/9).

BACA  Ini Kata Warga Miranti Tentang Kualitas Bantuan Pemprov Gorontalo

Hingga saat ini, sedikitnya sudah 12 ribu liter air yang telah didistribusi oleh BPBD melalui mobil tanki tersebut. Dan wilayah Desa Malambe yang letaknya berada di ujung Pulau Ponelo menjadi wilayah prioritas penyaluran air bersih mengingat sumber air di wilayah itu sudah kering.

“Mobil tanki air terus kita siapkan hingga beberapa hari kedepan hingga kebutuhan air di desa-desa yang mengalami kekeringan kembali normal,” tambah Nurhadi.

Tak hanya untuk Ponkep, BPBD setempat siaga untuk mengatasi wilayah-wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau.

BACA  Polsek Dungingi Tutup Sejumlah Mini Market

Terpisah, Camat Ponelo Kepulauan, Harsono Rahman, mengatakan, pihaknya telah menyampaikan permohonan kepada bupati dan BPBD serta Dinas Sosial terkait pemenuhan kebutuhan masyarakat yang dilanda krisis air bersih.

“Alhamdulillah sudah ada realisasi dari pemerintah daerah lewat BPBD sejak akhir pekan kemarin,” ujarnya. Bahkan, TNI Angkatan Udara (AU) pun membantu dengan menyiapkan satu tanki untuk masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Sembari mengapresiasi langkah pemerintah daerah, Warga setempat pun berharap agar pemenuhan kebutuhan air bersih bisa terus disuplai hingga berakhirnya musim kemarau nanti.(idm/gp/hg)


Komentar