Sabtu, 17 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Musorprov KONI Tertunda, RA Gelar Rapat Pemantapan

Oleh Fajriansyach , dalam Sportivo , pada Kamis, 27 September 2018 | 16:15 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Rencana pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Gorontalo tanggal 26 September 2018 tertunda. Pasalnya, Kamis 27 September 2018 Ketua KONI Provinsi Gorontalo akan menggelar rapat bukan hanya dengan panitia Musorprov, tapi juga pengurus KONI, hingga ketua-ketua Pengprov cabang olahraga (cabor).

Informasi yang berhasil diperoleh hargo.co.id, rapat yang melibatkan semua unsur pengurus KONI, panitia pelaksana Musorprov, dan perwakilan pengurus cabor kabarnya akan membahas lebih matang lagi pelaksanaan musyawarah yang awalnya dijadwalkan Rabu 26 September 2018.

BACA  Kontingen Indonesia Dicoret dari All England, Dede Yusuf Marah dan Kecewa ke BWF

“memang rencananya pelaksanaan Musyawarah ini antara tanggal 26 hingga 29 September 2018 akan dilaksankan. Hanya memang untuk penetapan waktu yang pasti kapan Musorprov KONI akan dilangsungkan insyallah akan disampaikan Ketua KONI pada rapat kamis besok (hari ini_red),” kata salah seorang sumber kepada hargo.co.id

Sementara itu, terlepas dari kepastian pelaksnaan Musorprov KONI sendiri yang kemungkinan besar tertunda, Ketua panitia pelaksana Yakub Tangahu kembali berharap agar induk cabang olahraga (cabor) yang terdaftar di KONI Provinsi Gorontalo untuk segera memasukkan surat keputusan (SK) kepengurusan terbaru jika telah menggelar musyawarah.

BACA  Polemik All England, Menpora: Jangan Sampai Ini Kita Diamkan

“Kita sebagai panitia cuma menyarankan saja agar cabang olahraga segera mengurus SK dengan musyawaranya, supaya Musorprov bisa berjalan dengan baik dan aman,” kata Yakub Tangahu saat dikonfirmasi hargo.co.id siang kemarin.

Ditambahkan Yakub Tangahu, sesuai AD/ART KONI jelas disebutkan bahwa induk cabang olahraga yang masa kepengurusannya sudah berakhir dan atau cabang olahraga yang belum dikukuhkan serta belum mengantongi SK maka tidak memiliki hak suara pada Musorprov KONI nanti.

BACA  Kontingen Indonesia Dicoret dari All England, Dede Yusuf Marah dan Kecewa ke BWF

Sementara terinformasi data sementara yang berhasil diperoleh hargo.co.id menyebutkan bahwa ada lebih dari lima cabang olahraga yang masa kepengurusannya telah berakhir yakni Ikatan Sepedah Sport Indonesia (ISSI), Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki), Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI), Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), dan Persatuan Golf Indonesia (PGI).

Selanjutnya empat organisasi olahraga fungsional yang sudah habis masa kepengurusannya yakni BAPOMI, Bapor Korpri dan Porwosi. (ysn/hg)


Komentar