Nama Bandara Kartajati Diusul Ganti jadi Bandara BJ. Habibie

Bandara Kertajati, Jawa Barat kini diusul ganti nama menjadi Bandara BJ Habibie.

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah wafat pada 11 September 2019 lalu, nama BJ Habibie kini jadi pembahasan banyak pihak, selain diusulkan sebagai nama jalan di Jakarta, nama Presiden ke 3 RI itu, kini diusulkan mengganti nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kartajati.

Penggantian nama bandara dengan nama BJ Habibie, pernah diwacanakan di Gorontalo. Nama Bandara Djalaludin Gorontalo, diusulkan untuk diganti menjadi Bandara BJ Habibie. Wacana ini mengemuka akhir tahun 2015 atau beberapa bulan sebelum peresmian terminal baru bandara Djalaludin Gorontalo pada tahun 2016.

Hanya saja wacana itu meredup, dan tak pernah dibahas lagi hingga peresmian terminal baru bandara. Nama BJ Habibie memang tak bisa lepas dari Gorontalo, usulan penggantian nama Bandara Djalaludin menjadi bandara BJ Habibie salah satu alasanya karena BJ Habibie merupakan putra Gorontalo yang ahli membuat pesawat terbang.

Setelah wacana itu meredup, patung BJ Habibie yang kini berdiri tepat di gerbang bandara Djalaludin Gorontalo. Kini, masyarakat Jawa Barat antisias menggunakan nama teknokrat dunia asal Gorontalo itu untuk mengganti nama BIJB Kartajati menjadi Bandara Internasional BJ Habibie. Pemprov Jawa Barat (Jabar) pun langsung mempertimbangkan usulan penggantian nama itu. Hal ini menjadi salah satu opsi untuk mengabadikan nama Presiden Ketiga Republik Indonesia di bangunan monumental yang ada di tanah Pasundan.

Hal ini disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyusul adanya petisi penggantian nama bandara yang berlokasi di Majalengka tersebut. Petisi itu ditandatangani secara online di website change.org.

Usulan itu dinilai tidak akan menjadi permasalahan, mengingat kehidupan almarhum BJ Habibie pernah dihabiskan di Jawa Barat. Sebelumnya, Ridwan Kamil terinspirasi mengabadikan nama Habibie di Gedung Creative Center.

“Saya sudah dengar, memang sejalan dengan apa yang saya pikirkan. Hanya butuh proses saja. Saya juga tahu beliau bertemu cintanya (Ainun, red) di Jabar. Sebelum ke Jerman sekolah di Jabar, mendirikan IPTN (sekarang PT DI) di Jabar,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung.

Pengusulan penggantian nama BIJB segera dibahas dengan DPRD Jabar agar terbangun kesepahaman dan kesamaan misi. “Idenya diapresiasi dan akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Untuk diketahui, petisi penggantian BIJB Kertajati sudah ditandatangani secara online di website change.org dengan judul “Mengganti nama Bandara BIJB Kertajati menjadi Bandara BJ Habibie”. Inisiatornya adalah akun bernama Ihsan Joe pada 12 September 2019.

Alasan petisi itu dibuat karena menganggap BJ Habibie sebagai teknokrat di bidang kedirgantaraan kelas dunia dan pernah mendirikan Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) yang berlokasi di Bandung.

BJ Habibie pun lekat dengan Jawa Barat, karena pernah mengenyam pendidikan di SMAK Dago dan kuliah di Institut Teknologi Bandung. (jpnn/gp/hg)