Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nama Ciko Uno dan Faisal Mohi Tetap Disodorkan ke DPD I Golkar

Oleh Berita Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Kab. Bone Bolango Kabar Politik , pada Minggu, 19 Januari 2020 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjaringan yang dilaksanakan DPD II Partai Golkar Bone Bolango nampaknya cukup longgar dan penuhi kebijaksanaan. Buktinya, nama-nama yang mendaftar untuk ikut penjaringan, semuanya disertakan untuk disodorkan ke DPD I Partai Golkar Gorontalo.

Padahal, melalui rapat pleno diperluas pada Sabtu (18/01/2020) oleh Golkar Bone Bolango, terdapat dua nama yang tak menyampaikan visi misi yakni Iskandar Ciko Uno dan Faisal Mohi. Namun, kedua nama tersebut tetap disodorkan ke DPD I Partai Golkar bersama lima nama lainnya yakni Alham Prasogo Habibie, Mohamad Kilat Wartabone, Ali Sucipto Sidiki, Rusli Monoarfa dan Syamsir Djafar Kiyai.

“Nama-nama tersebut kami rekomendasikan ke DPD I Partai Golkar untuk disampaikan ke DPP. Kami di DPD II Bone Bolango tak berhak menambah dan mengurangi siapa saja yang mendaftar melalui penjaringan,” kata Ketua DPD II Bone Bolango, Zainudin Pedro Bau.

Langkah itu, menurut Zainudin Pedro Bau, sudah sesuai Juklak 06 /2016, yang mana DPD II hanya diberi ruang sebanyak banyak 10 dan sekurangnya 5 bakal calon. Sehingga Iskandar Ciko Uno dan Faisal Mohi tetap diusulkan ke DPD I Partai Golkar namun dengan catatan tidak menghadiri penyampaian visi dan misi.

Guna menemui figur yang akan diusung, aturan Partai Golkar yakni setiap calon harus memiliki syarat yang dipenuhi. Syarat itu berupa kriteria khusus dan umum, karena itu hasilnya nanti diperkirakan akan baru ada setelah dua bulan kemudian.

“Sambil menunggu proses penetapan selanjutnya, kami akan mulai melakukan konsolidasi organisasi dan konsolidasi program partai secara besar-besaran ke tingkat desa dan kecamatan terkait persiapan Pilkada,” kata Wakil Ketua Bidang Bappilu DPD II Partai Golkar Bone Bolango, Faudzan Arsyad.

Setelah nama-namanya disodorkan ke DPD I Partai Golkar, seluruh figur diminta untuk segera turun lapangan guna sosialisasi ke masyarakat. Sebab pada akhirnya nanti Partai Golkar tetap akan mengacu dari hasil survei. (csr/hg)