Selasa, 29 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nekat Mudik Saat PSBB, Enam Warga Ditahan di Pintu Masuk Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 14 Mei 2020 | 21:36 WITA Tag: ,
  Empat warga asal Boalemo yang ditahan oleh petugas perbatasan antara Gorontalo dan Sulawesi Tengah di Kecamatan Tolinggula, Kamis (14/5/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Enam warga terpaksa harus berurusan dengan petugas pintu masuk atau perbatasan Gorontalo dengan Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, Kamis (14/05/2020).

Enam warga itu ditahan karena nekat mudik di saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gorontalo. Mereka di tahan di dua pintu masuk Gorontalo, masing-masing di Kecamatan Tolinggula sebanyak empat orang masing-masing berinisial AN (42), FM (23) MM (21) dan AT 37. Ke empatnya warga Boalemo. Sedangkan dua lagi mengaku warga asal Palu, Sulawesi Tengah, ditahan di Kecamatan Atinggola.

BACA  Istri Gubernur Gorontalo Sempat Terpapar Covid-19

Ketika melewati pos perbatasan, ke enam warga ini menggunakan dua modus yang berbeda. Di Kecamatan Tolinggula, empat warga Boalemo itu menerobos masuk lewat Sungai.

BACA  Keluarga Korban Bencana Longsor Bone Raya Dapat Bantuan Pemprov

“Awalnya sudah kita minta pulang, tidak masuk perbatasan. Rupanya, sore mereka kembali melewati gunung dan sungai untuk bisa masuk. Ada petani ysng melapor dan kita amankan,” ujar Camat Tolinggula Rizal Yusuf Kune.

Sementara, dua warga lainnya mengelabui petugas perbatasan Atinggola dengan cara bersembunyi di dalam mobil mini bus yang dimuat dengan mobil truk jenis tronton.

BACA  Bangun RTH, Pemkab Gorontalo Percantik Wilayah Isimu
Dua warga yang mengaku asal Palu usai ditemukan petugas tengah bersembunyi di mobil mini bus yang dimuat dalam mobil truk tronton ketika akan melewati perbatasan antara Gorontalo dengan Sulawesi Utara di Kecamatan Atinggola, Kamis (14/5/2020). (Foto : Istimewa)
Dua warga yang mengaku asal Palu usai ditemukan petugas tengah bersembunyi di mobil mini bus yang dimuat dalam mobil truk tronton ketika akan melewati perbatasan antara Gorontalo dengan Sulawesi Utara di Kecamatan Atinggola, Kamis (14/5/2020). (Foto : Istimewa)

“Saat kami periksa mobil minibus yang dimuat mobil tronton itu, ternyata ada dua penumpang tengah bersembunyi,” ungkap Brigadir Ariyanto Personil Brimob Polda Gorontalo.

Ke dua warga dan sopir truk itupun mendapat tindakan dari petugas pos perbatasan sesuai aturan PSBB.(rwf/zul/hg)


Komentar