Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nekat!! Orang Ini Masuk Runway Djalaluddin Sebelum Pesawat Mendarat

Oleh Fajriansyach , dalam Headline , pada Senin, 7 Agustus 2017 | 22:30 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Kawasan bandara Djalaluddin Gorontalo mendadak dibuat geger, Ahad (6/8) sekitar pukul 11.00 wita. 15 menit lagi, pesawat Citilink dari Makassar ke Gorontalo akan mendarat (landing). Namun di tengah landasan pacu (runway), seorang pria tak berbaju sedang berlarian. Di belakangnya ada empat pria mengejar.

Para pengunjung yang sedang berkumpul di lobi bandara, seketika itu berlarian ke pinggir pagar sisi kiri Bandara. Diliputi rasa penasaran, mereka berebut untuk melihat peristiwa yang sedang terjadi di tengah runway.

Tak lebih dari lima menit, pria yang tak berbaju itu berhasil dibekuk. Pria dengan potongan gunting cepak itu lantas dikeler ke pinggir runway.

Ia pun lantas dibawa keluar runway menggunakan mobil petugas pengamanan bandara Djalaluddin.

Setelah diinterogasi, ternyata pria tersebut mengalami gangguan mental. Hal itu diketahui setelah petugas menayakan identitas dan cara masuk ke areal bandara/runway.

BACA  Berkeliaran di Tempat Umum, ODGJ di Kota Gorontalo Perlu Ditertibkan 

Meski berkali-kali ditanya, pria tersebut tak memberikan jawaban jelas. Alhasil, pria berkulit sawo matang dan ditaksir berusia 30-an tahun itu diserahkan ke Polres Gorontalo.

Peristiwa masuknya orang tak waras di area runway Bandara Djalaluddin Gorontalo itu diketahui setelah petugas menara Air Trafic Controller (ATC) mengawasi area runway.

Ketika itu petugas ATC sedang menyiapkan pendaratan pesawat Citilink yang dijadwalkan pada pukul 11.00 wita. Petugas ATC kemudian mengawasi areal runway.

Ternyata terlihat ada seseorang yang berdiri di dekat runway sektor 27. Jaraknya cukup dekat dari terminal baru Bandara Djalaluddin Gorontalo.
Petugas ATC lantas menghubungi petugas security bandara (Avsec).

Mendapat laporan tersebut, petugas Avsec menuju ke runway sektor 27. Namun kedatangan petugas membuat pria yang diduga gila itu malah melawan.

BACA  ODGJ di Gorontalo Utara Tinggi, Bupati Kaget

Ia lantas berlari ke tengah runway. Untungnya petugas Avsec sigap. Mereka mengejar dan berhasil mengamankan pria tersebut.

Kejadian masuknya orang tak waras tersebut menambah deretan peristiwa terkait pengamanan kawasan bandara. Sebelumnya, pada 2013 silam, Pesawat Lion Air menabrak anak sapi saat sedang mendarat.

Beruntung kejadian itu tak menimbulkan kerusakan fatal pada pesawat. Selanjutnya pada 2015, sebuah bentor ditemukan terpakir di tengah runway.

Kepala Bandara Jalaludin Gorontalo, Power A.S Sihalohon saat dikonfirmasi menjelaksakan, pria tidak dikenal itu diduga memiliki gangguan jiwa.

Pria tanpa identitas itu terpantau menara ATC hanya beberapa menit sebelum pesawat landing. Pihaknya kemudian langsung melakukan upaya penangkapan.

“Saya pastikan tidak ada dugaan kelalaian. Sebab, kami selalu rutin melakukan pemeriksaan lintasan bandara,” ujarnya.

Tak hanya itu, Power juga memastikan seluruh pagar dalam keadaan baik sehingga dipastikan pelaku tidak masuk melewati pagar bandara.

BACA  Dreambox, Tempat Nongkrong Kekinian Berkonsep Mengenang Impian

Hanya saja, menurut Power, dugaan sementara pria itu masuk lewat saluran air yang berada di salah satu sudut Bandara. “Kayaknya lewat saluran air, karena memang saat ini saluran itu untuk saat ini tidak dialiri air,” terangnya.

Power menekankan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menutup saluran itu, agar peristiwa ini tak lagi terulang. “Sebelunya sudah kami tutup, tapi sering dirusak air,” tambahnya.

Tak hanya itu, Power juga menegaskan, pihaknya juga akan lebih mengintensifkan pelaksanaan kontroling bandara, terutama saat pesawat hendak mendarat.

“Patroli sejauh ini intensif dilakukan setiap 30 menit sekali, tapi namanya juga orang gila pasti ada-ada saja yang ia lakukan, sama dengan burung-burung yang sering mengganggu pesawat yang landing, mereka kan tidak ada pikir juga,” tandasnya.(tr-45/hg)


Komentar