Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nelson Isyaratkan Masuk Parpol, Manakah yang Dipilih?

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 4 Februari 2017 | 12:09 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Dari semua kepala daerah di Gorontalo, tinggal Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo yang belum bergabung dengan partai politik.

Tak heran, sejumlah parpol berlomba-lomba untuk menawarkan posisi ketua partai kepada mantan Rektor Universitas Gorontalo dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo itu.

Belakangan ini, PPP paling getol menggoda Nelson Pomalingo menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Tapi menurut Nelson bukan hanya PPP yang pernah memberi tawaran serupa. Partai Demokrat sebelumnya juga pernah menawarinya menjadi Ketua DPD. Meski sudah ditawari posisi Ketua Partai, Nelson mengaku untuk saat ini pihaknya belum mau bergabung dengan partai politik.

BACA  Terjaring Operasi Yustisi, Warga Diminta Patuh Protokol Kesehatan

Karena masih ingin fokus merealisasikan janji politiknya untuk masyarakat Kabupaten Gorontalo.

“Karena tinggal saya sendiri (kepala daerah.red) yang belum memimpin partai sehingga ini dilihat parpol sebagai potensi besar. Apalagi saya memimpin kabupaten yang besar,” ujar Nelson saat diwawancarai usai prosesi Adat Moloopu Penjagub Gorontalo di Rudis Gubernur, baru-baru ini.

BACA  Tetap Jalankan 3M di Tempat Wisata

Meski begitu Nelson mengatakan, dirinya sadar bahwa saat ini ia tengah menduduki jabatan politik. Sehingga langkah untuk masuk ke Parpol sudah merupakan hal yang baik dan perlu.

“Yang pasti saya akan kesana, tinggal waktu saja. Tahun ini setelah program jalan maksimal, mungkin saya akan bergabung. Kalau saat ini pastinya belum. Kita masih suksekan Pilgub. Kita akan mengawal dengan baik Pilgub agar dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas bagi Gorontalo,” ujarnya.

BACA  Gubernur Gorontalo Minta Tertibkan Illegal Logging

Pada kesempatan itu Nelson juga menjelaskan sikapnya untuk tidak menjadi tim kampanye dari tiga pasangan calon (paslon) yang maju Pilgub.

Sikap itu diambilnya lantaran sejauh ini tidak ada yang datang melamarnya menjadi juru kampanye, dan disisi lain ia masih akan fokus memacu program pembangunan di daerah yang dipimpinnya.

“Saya bukan tim kampanye dari siapa pun, jadi saya netral,” tuturnya. (and/hargo)


Komentar