Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nelson Pomalingo Batal Divaksin, Herman Walangadi yang Pertama

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Jumat, 15 Januari 2021 | 15:05 WITA Tag: , ,
  Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi saat dilakukan Vaksinasi di Depan Rumah Dinas Bupati Gorontalo. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo bukan orang pertama yang diberi vaksin Covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Pasalnya, Hasil pemeriksaan tim medis menyatakan Nelson Pomalingo belum memenuhi syarat untuk ikut vaksinasi karena gula darah naik.

“Sebenarnya saya sudah semangat untuk divaksin, tapi karena gula darah naik maka saya batal divaksinasi,” kata Nelson Pomalingo kepada awak media setelah mengikuti proses screening vaksin di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Jumat (15/01/2021).

BACA  DPR Soroti Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tahanan KPK

Meski begitu, kata Nelson Pomalingo,  dirinya tetap siap untuk divaksinasi ketika  pelaksanaan vaksinasi dijadwalkan kembali. Baginya, vaksinasi tersebut sangat penting untuk dilakukan guna mencegah terpaparnya virus Corona

“Saya tetap siap divaksin kembali pada pelaksanaan vaksinasi yang akan dijadwalkan kembali nanti, sebab ini penting, Pemerintah daerah harus menjadi contah bagi masyarakat,” pungkas Nelson Pomalingo.

BACA  Bangun Kerja Sama, Idris Rahim ke Balit Palma Manado

Gagalnya Nelson Pomalingo sebagai orang pertama yang dilakukan vaksinasi tersebut membuat Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi, jadi orang pertama di Kabupaten Gorontalo yang disuntik Vaksin Covid-19

Herman Walangadi yang dinyatakan memenuhi syarat oleh tim medis menerima suntikkan Vaksin Sinovac oleh tenaga medis yang menjadi vaksinator. Usai disuntik, Herman mengaku baik-baik saja.

BACA  April, Masyarakat Pohuwato Mulai Divaksin

“Tadi saya telah divaksin dan saya tidak merasakan apa-apa,” ujar Herman Walangadi.

Setelah Herman Walangadi, vaksinasi diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Hadijah U. Tayeb, dan diikuti oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepolisian dan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo.(hiu/adv/hg)


Komentar