Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nelson Pomalingo Izinkan Pasar Senggol, Ini Syaratnya 

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Kamis, 15 April 2021 | 22:05 WITA Tag: ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akhirnya mengeluarkan keputusan tentang Pasar Senggol atau pasar yang digelar di bulan ramadhan. Berbeda dengan tahun sebelumya, Tahun ini pemerintah kabupaten Gorontalo mengizinkan dibukanya pasar yang biasanya dimulai pada tanggal 16 Ramadhan tersebut.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menjelaskan, tahun kemarin pihaknya memang sempat melarang pembukaan pasar senggol. Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19  yang sedang mewabah dengan ganas. 

“Tahun ini pasar senggol kita ijinkan untuk dibuka, tapi tidak di buka begitu, saja ada syaratnya yang harus dipenuhi agar dibukanya pasar ini tetap sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” kata Nelson Pomalingo saat diwawancarai sejumlah awak media, Kamis (15/04/2021). 

Syarat yang pertama, kata Nelson Pomalingo, Masyarakat harus memasukan permohonan pelaksanaan pasar senggol. Syarat tersebut diberlakukan agar setiap pasar senggol yang ada di Kabupaten Gorontalo memiliki penanggung jawab. Syarat selanjutnya adalah para pedagang melakukan Swab atau vaksinasi.

“Harus ada yang bermohon dalam mengelolanya, sehingga ada yang bertanggung jawab. Selain itu protokol kesehatan, bila perlu pedagang itu divaksin atau swab dulu. Kita akan atur hal ini,” ungkap Nelson Pomalingo.

Nelson Pomalingo berharap, dengan dilakukannya kedua syarat tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan tetap meminimalisir potensi terjadinya penularan covid-19.

“Kita juga harus memperhatikan ekonomi masyarakat. Apalagi ini  bulan ramadhan. Pasar senggol ini biasanya akan memberikan keuntungan lebih besar kepada para pedagang dibandingkan dengan hari biasa. Tapi protokol kesehatan harus tetap diutamakan,” pungkasnya Nelson Pomalingo. (hiu/adv/hargo)

BACA  Nelson Pomalingo Masuk Nominasi 100 Tokoh Peduli Lingkungan Versi Majalah Tempo

Komentar