Selasa, 2 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nelson Pomalingo Rancang Pembatasan Sosial Berskala Desa

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Selasa, 28 April 2020 | 02:05 WITA Tag: , ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo merancang Pembatasan Sosial Berskala Desa. (Foto Veronika Yosviana Ruung/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gara-gara Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diusulkan Pemerintah Provinsi Gorontalo ditolak, kini Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menempuh jalan lain. Yakni, mantan rektor ini merancang Pembatasan Sosial Berskala Desa (PSBD) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sikap ini diambil setelah Nelson Pomalingo mengikuti Musrenbang tingkat Provinsi Gorontalo, Senin (27/04/2020) yang digelar melalui video conference.  Menurut Nelson Pomalingo, dirinya tak ingin menunda waktunya untuk mengambil keputusan dalam rangka penguatan pencegahan Covid-19. Saat itu juga, Nelson Pomalingo mengundang tim strateginya dalam menyusun bagaimana pelaksanaannya di tingkat desa.

BACA  Herman Walangadi Perkenalkan Aplikasi E - Monev Terbaru

“Karena pemerintah pusat tak mengizinkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi Gorontalo, maka pelaksanaan dirancang di tingkat desa. Harus ada langkah tepat untuk mengantisipasi bertambahnya pasien Covid-19 di Gorontalo,” jelasnya.

BACA  DPRD Usul Pemberhentian Nelson Pomalingo dan Herman Walangadi

Pelaksanaan PSBD, menurut Nelson Pomalingo, sudah tepat. Alasanya, desa ruang lingkupnya kecil, bisa terkontrol dan punya dana desa.

BACA  Bahas Pariwisata, Rusli Habibie, Marten Taha dan Nelson Pomalingo Temui Sandiaga Uno

“Maka dengan begitu kecamatan bahkan kabupaten akan memberlakukan hal yang serupa. Sehingga bisa melakukan terobosan-terobosan dan tidak menyalahi aturan pusat,” jelasnya. (vyr/adv/hg)


Komentar